Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Teheran Tegaskan Tak Ada Kesepakatan Inspeksi Nuklir dengan AS

Widi Kusnadi Editor : Ali Farkhan Tsani - Selasa, 23 Juni 2026 - 08:47 WIB

Selasa, 23 Juni 2026 - 08:47 WIB

28 Views ㅤ

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi. (Foto: Syed Abbas Araghchi Commentary/X)

Teheran, MINA – Pemerintah Iran menegaskan tidak ada kesepakatan dengan Amerika Serikat terkait kembalinya inspektur Badan Energi Atom Internasional (IAEA) untuk melakukan inspeksi terhadap fasilitas nuklir Iran.

Pernyataan tersebut disampaikan sebagai bantahan atas klaim pejabat Washington yang menyebut Teheran telah menyetujui akses kembali bagi pengawas nuklir internasional.

Media Iran Farsnews melaporkan, Selasa (23/6) bahwa tidak ada kesepakatan mengenai inspeksi nuklir yang dicapai dalam pembicaraan terbaru antara Iran dan Amerika Serikat.

Sumber yang dekat dengan proses negosiasi menyebut pernyataan yang disampaikan pihak AS tidak mencerminkan hasil perundingan yang sebenarnya.

Baca Juga: Yair Golan Kritik Netanyahu Usai Trump Umumkan Penghentian Bantuan AS untuk Israel

Sebelumnya, Wakil Presiden Amerika Serikat JD Vance mengklaim bahwa Iran telah menunjukkan kemajuan dalam pembicaraan dengan membuka peluang bagi kembalinya inspektur IAEA.

Pernyataan tersebut muncul bersamaan dengan keputusan Washington memberikan pelonggaran sementara terhadap sejumlah sanksi yang berkaitan dengan ekspor minyak Iran.

Pemerintah AS mengeluarkan lisensi terbatas yang memungkinkan Iran kembali menjual minyak mentah dan produk turunannya selama periode tertentu.

Langkah tersebut dipandang sebagai upaya membangun kepercayaan dalam proses diplomasi yang bertujuan meredakan ketegangan antara kedua negara yang telah berlangsung selama bertahun-tahun.

Baca Juga: AS akan Hentikan Bantuan untuk Israel Akhir Tahun Ini

Namun, Teheran menegaskan bahwa kerja sama dengan IAEA tetap berjalan berdasarkan ketentuan perjanjian pengamanan nuklir yang berlaku dan bukan hasil dari kesepakatan baru dengan Washington. Iran juga menolak segala bentuk tekanan politik yang dikaitkan dengan program nuklir damainya.

Isu pengawasan nuklir masih menjadi salah satu poin paling sensitif dalam hubungan Iran dan negara-negara Barat. Perbedaan pernyataan antara Teheran dan Washington menunjukkan bahwa jalan menuju kesepakatan menghadapi banyak tantangan, []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Partai Demokrat Unggul Sementara dalam Pemilu Sela AS

Rekomendasi untuk Anda