Tokoh Gaza Bakar Semangat Santri Al Fatah Maos

Cilacap, MINA – Tokoh Muslim Gaza, Syeikh Mahmud Hasyim Anbar berkunjung ke Ponpes Al Fatah, Maos, Cilacap Rabu (18/7) menggelorakan semangat jihad para santri/wati.

Dalam kunjungan tersebut Syeikh Mahmud menyampaikan kondisi seputar Palestina & Al Quds di hadapan ratusan santri/wati mulai dari tingkat MTs hingga MA. Berkali-kali terdengar pekik takbir & slogan Al Aqsha Haqquna diteriakan di aula Ponpes, tempat diselnggerakannya acara jumpa tokoh Gaza.
“Apakah kalian siap bersama kami berjuang membebaskan Al Aqsha? “ teriak Syeikh Hasyim diikuti teriakan takbir dan Al Aqsha Haqquna dari santri/wati.

Dosen tafsir Universitas Islam Gaza (UIG) sempat menceritakan keberanian anak-anak Palestina di hadapan tentara Zionis Israel. Salah satunya putra pertamanya, Hisyam Anbar yang saat berusia lima tahun pernah berhadap-hadaan dengan sekelompok tentara Zionis Israel yang sedang mengendarai tank melewati jalan rumahnya.
“Hisyam melempari mereka dengan batu lalu berlari memasuki rumah, “ terangnya.

Kisah heroik Hisyam disambut tepukan tangan dan riuh takbir santri/wati.
Santri/wati juga takjub saat mendengar keteguhan anak-anak Palestina dalam menghafal Al Quran meski di tengah peperangan.

“Mereka adalah hasil didikan ibu-ibu yang selalu membimbing & mengarahkan mereka untuk mempelajari Al Quran dan menghafalakannya, “ terang dosen yang juga aktif mengisi khutbah & ceramah-ceramah di masjid-masjid & beberapa kampus di Gaza.

Selain persoalan Palestina, Syeikh Mahmud juga membekali santri/wati semangat belajar. Menurutnya ada dua syarat menjadi pelajar yang sukses & berprestasi.

“Pertama, kalian harus menjadi orang-orang yang bertaqwa. Kedua tekad & kesungguhan dalam belajar,” jelasnya.
Sebelum menutup ceramahnya, Syeikh Mahmud berpesan agar santri/wati selalu menanamkan niat jihad dalam hatinya.

“Meski kalian tidak bisa berangkat berjuang bersama kami di Gaza, niat kalian InsyaAllah Dia catat sebagai amal baik dan menjadi pahala untuk kalian,” tambahnya. (L/RA 02/RS3)

Mi’raj News Agency (MINA)