Turki Berikan Bantuan Paket Makan 5.000 Korban Gempa di Irak

(dok: Anadolu Agency)

Ankara, (MINA) – Pemerintah Turki mengirimkan 70 truk bantuan kemanusiaan ke daerah-daerah yang dilanda gempa di Irak utara, Selasa (14/11).

Kepala Bulan Sabit Merah Turki Kerem Kinik mengatakan kepada Anadolu Agency memberitakannya yang dikutip MINA di ibukota Irak, Baghdad persiapan untuk memberikan makanan kepada 5.000 orang per-hari.

“Kami datang ke wilayah tersebut tanpa ada data resmi tentang kerusakan tersebut, bekerja sama dengan Bulan Sabit Merah Irak,” kata Kinik.

Dia juga mengatakan, 5.000 tenda yang dapat menampung hingga 30.000 orang, 14.000 selimut, 10.000 tempat tidur, 3.000 pemanas dan satu dapur bergerak dibawa saat Otoritas Manajemen Bencana dan Darurat Turki (AFAD) dan staf departemen kesehatan terlibat dalam operasi pencarian dan penyelamatan.

Bulan Sabit Merah Turki adalah badan bantuan internasional pertama yang tiba di bagian-bagian yang dilanda gempa di Irak utara.

Yassin Alma’muri, Kepala Bulan Sabit Merah Irak mengucapkan terima kasih kepada Lembaga bantuan Turki dan bantuan tersebut tiba dalam jumlah besar dan dengan cepat.

“Kepala Bulan Sabit Merah Turki datang ke Baghdad dan menyampaikan dukungan dan menucapkan duka cita. Kami akan melanjutkan solidaritas kami dengan Turki untuk mengatasi kerusakan yang telah dibawa gempa,” ungkap Yassin.

Upaya bantuan Turki dikoordinasikan dengan pemerintah pusat di Baghdad dan Bulan Sabit Merah Irak.

Akibat gempa berkekuatan 7,3 skala Richter di perbatasan Iran-Irak. IRNA melaporkan sebanyak 432 korban tewas angka tersebut makin meningkat dan 7.817 orang terluka.

Pejabat Iran juga mengumumkan sekitar 536 desa hancur, 12.000 bangunan rumah runtuh dan sedikitnya 70.000 orang ditinggalkan tanpa rumah. (T/R03/RS1)

Mi’raj News Agency (MINA)

=====
Dapatkan berita pilihan dan info khusus terkait dengan Palestina dan Dunia Islam setiap hari. Yuks bergabung di Grup Telegram "Official Broadcast MINA", caranya klik link https://t.me/kbminaofficial, kemudian join. Jangan lupa juga ikuti berita terkini dari MINANEWS di Google News, klik di sini.