Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Universitas Cambridge Dikecam Usai Ancam Pertemuan Anti-Israel

Rudi Hendrik - Senin, 13 November 2017 - 11:36 WIB

Senin, 13 November 2017 - 11:36 WIB

190 Views

Universitas Cambridge di Inggris. (Foto: dok. Al Alam)

Universitas Cambridge di Inggris. (Foto: dok. Al Alam)

Cambridgeshire, MINA – Universitas Cambridge telah dikritik karena mengancam membatalkan pertemuan tentang gerakan anti-Israel pada pekan lalu.

Lembaga pendidikan itu sekarang menghadapi tuduhan penyensoran setelah membatasi pertemuan pada Rabu (8/11) yang terkait dengan gerakan Boikot, Divestasi, dan Sanksi (BDS). Demikian Al Alam memberitakannya, Senin (13/11), yang dikutip MINA.

Sekolah Studi Afrika dan Oriental (SOAS) sebagai pihak pelaksana acara terpaksa membatalkan penampilan aktivis BDS Palestina, Omar Barghouti.

Ruba Salih dari SOAS mengatakan, pejabat universitas telah melakukan intervensi dengan mengklaim bahwa mereka khawatir tentang netralitas acara tersebut.

Baca Juga: Myanmar Identifikasi 180.000 Warga Rohingya di Bangladesh Layak Dipulangkan

Ed McNally, mahasiswa Cambridge yang menyelenggarakan acara tersebut, mengatakan, atmosfir semakin ketat untuk mencela Israel di kampus-kampus di Inggris.

Menurutnya, tindakan pihak universitas itu sebagai “serangan telanjang” terhadap kebebasan berbicara, khususnya kebebasan akademis. (T/RI-1/P2)

 

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Warga Portugal Gelar Aksi Solidaritas Palestina

Rekomendasi untuk Anda

Dunia Islam
Internasional
Amerika