Ramallah, MINA – Juru Bicara Kementerian Kesehatan Palestina Kamal al-Shakhra mengatakan pada Selasa (11/1), jumlah kasus varian Omicron di Palestina melonjak menjadi 476 setelah 185 kasus baru terkonfirmasi dalam beberapa hari terakhir.
Ia menjelaskan dalam sebuah pernyataan, sebagian besar kasus varian Omicron yang sangat menular dilaporkan di wilayah Tepi Barat, Wafa melaporkan.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah memperingatkan, varian Omicron menyebar secara signifikan lebih cepat daripada strain delta.
Juru bicara Kementerian Kesehatan Palestina meminta warga untuk melakukan vaksinasi agar melindungi diri mereka sendiri dan keluarga, mematuhi protokol kesehatan.
Baca Juga: Ratusan Warga Israel Tuntut Netanyahu Lanjutkan Gencatan Senjata
Kementerian Kesehatan Palestina mencatat enam kematian akibat virus corona dan 431 kasus baru dalam 24 jam terakhir.
Lima dari enam kematian dan 336 kasus baru dikonfirmasi di Tepi Barat. Sementara 198 pasien dinyatakan sembuh. (T/RE1/P1)
Mi’raj News Agency (MINA)