SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Wali Kota New York Soroti Keterlibatan AS dalam Genosida Gaza

Hasanatun Aliyah Editor : Rudi Hendrik - Kamis, 8 Oktober 2026 - 00:59 WIB

Kamis, 8 Oktober 2026 - 00:59 WIB

21 Views

Wali Kota New York Zohran Mamdani (foto: X)

New York, MINA – Wali Kota New York Zohran Mamdani pada Rabu (7/10) menyoroti keterlibatan Amerika Serikat dalam genosida di Jalur Gaza pada peringatan ketiga serangan 7 Oktober 2023.

“Hari ini sangat menyakitkan bagi begitu banyak warga New York,” kata Mamdani dalam unggahan di platform media sosial X.

“Kami berduka bersama banyak teman dan tetangga kami yang masih menanggung kehilangan yang tak terbayangkan itu,” tambahnya.

Mamdani menambahkan, penderitaan itu tidak dimulai maupun berakhir pada hari itu.” Ia menunjuk pada genosida Israel di Gaza yang telah menewaskan lebih dari 74.000 warga Palestina, termasuk lebih dari 21.000 anak-anak.

Baca Juga: Universitas Galway Irlandia Didesak Putus Kemitraan dengan Israel

“Banyak warga New York sedang bergulat dengan duka yang tak tertahankan ini, dan kami berduka bersama mereka, sambil mengetahui bahwa dolar pajak kami membiayai kejahatan perang ini,” ujarnya.

Mamdani mendesak orang-orang menolak dunia di mana pendudukan dan apartheid terus berlanjut. Ia juga mengkritik pemerintah AS atas keterlibatannya dengan setiap pengiriman senjata.

“Untuk menghormati mereka yang tewas, kita harus memperjuangkan dunia di mana setiap orang dapat hidup dengan kebebasan, keselamatan, dan martabat,” tambahnya.

Setelah peristiwa 7 Oktober, Israel melancarkan serangan brutal ke Gaza. Serangan itu juga melukai 175.000 korban dan mengubah Gaza menjadi reruntuhan.

Baca Juga: Presiden Iran Tegaskan 7 Syarat yang Harus Dipenuhi AS Sebelum Kembali Berunding

Meskipun ada gencatan senjata yang berlaku pada Oktober 2025, Israel terus melakukan serangan harian ke Gaza. Menurut Kementerian Kesehatan Gaza, lebih dari 1.400 warga Palestina tewas dan hampir 5.000 lainnya terluka.[]

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Menlu Iran Tegaskan Selat Hormuz Tetap Ditutup hingga Tuntutan Dipenuhi

Rekomendasi untuk Anda