Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Wamenhaj dan Kejati Jambi Pastikan Asrama Haji Bersih dari Masalah Hukum

Rana Setiawan Editor : Widi Kusnadi - Rabu, 24 Desember 2025 - 20:26 WIB

Rabu, 24 Desember 2025 - 20:26 WIB

10 Views ㅤ

Jambi, MINA – Wakil Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia Dahnil Anzar Simanjuntak meninjau Asrama Haji Jambi, Rabu (24/12), guna memastikan status dan pengelolaan aset perhajian yang selama ini terkendala persoalan hukum.

Peninjauan dilakukan bersama Kepala Kejaksaan Tinggi Provinsi Jambi Sugeng Hariadi dan Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jambi Wahyudi Abdul Wahab sebagai bagian dari upaya memastikan aset perhajian di Jambi berada dalam kondisi clean and clear.

“Saya sengaja hari ini bersama Bapak Kepala Kejaksaan Tinggi Provinsi Jambi dan Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jambi untuk memastikan bahwa seluruh pergeseran dan status aset perhajian benar-benar bersih dan tidak bermasalah. Alhamdulillah, saat ini sudah dinyatakan clean and clear, dan mudah-mudahan proses pembangunan serta pengembangannya ke depan bisa dilanjutkan dengan baik, tanpa menyisakan persoalan hukum apa pun,” ujar Dahnil.

Dahnil menegaskan, Kementerian Haji dan Umrah harus menjunjung tinggi integritas sesuai arahan Presiden Republik Indonesia, mengingat pengelolaan ibadah haji memiliki kerawanan terhadap praktik penyimpangan.

Baca Juga: DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan, Hak Pekerja Diperkuat

“Pesan Presiden sangat jelas, Kementerian Haji dan Umrah harus menjadi simbol integritas. Karena itu, tindakan-tindakan preventif dan pencegahan terhadap praktik korupsi dan manipulasi harus dilakukan sejak awal. Kami bersama Kejaksaan Tinggi Provinsi Jambi dan Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jambi akan terus bekerja sama memastikan upaya pencegahan ini dapat berjalan secara optimal,” tegasnya.

Selain itu, Wamenhaj mendorong pengembangan ekosistem ekonomi haji di Jambi, termasuk peningkatan konektivitas penerbangan agar daerah tersebut dapat diproyeksikan sebagai embarkasi haji di masa mendatang.

“Saat ini jemaah umrah dari Jambi masih harus transit melalui Batam, bahkan melalui luar negeri seperti Malaysia dan Singapura. Ke depan, kami berharap ada komitmen kuat dari jajaran Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jambi untuk mengembangkan ekosistem ekonomi haji, termasuk melalui perluasan runway bandara. Dari Kementerian Haji dan Umrah, kami siap berkomunikasi dengan pihak pengelola bandara agar Jambi dapat diproyeksikan menjadi embarkasi sendiri,” jelasnya.

Usai peninjauan, Dahnil melanjutkan agenda peresmian Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) Kabupaten Muaro Jambi serta memberikan pembinaan dan penguatan SDM perhajian kepada jajaran Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jambi.[]

Baca Juga: Kemenag Dukung Amil Zakat Profesional dan Bersertifikat

 

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Forum Zakat Soroti Perlindungan dan Profesionalisme Amil

Rekomendasi untuk Anda