Gaza, MINA – Sejumlah besar warga Palestina di Gaza Utara memilih bertahan, menolak mematuhi perintah pengusiran oleh militer Israel saat pasukan Zionis itu melakukan serangan lebih dalam ke Gaza utara.
Dilansir Middle East Eye (MEE), Israel telah memerintahkan evakuasi penuh terhadap 400.000 orang yang tersisa di Gaza Utara sejak dimulainya kembali operasi darat besar-besaran di daerah tersebut pada 6 Oktober.
Pasukan Israel memperluas serangannya ke Gaza utara selama akhir pekan. Tank-tank mencapai tepi utara Kota Gaza, mengebom sejumlah distrik di lingkungan Sheikh Radwan.
Sebuah pesawat tanpa awak Israel pada Ahad (13/10) menewaskan lima anak yang sedang bermain di dekat sebuah kafe di daerah al-Shati di Gaza Utara, kantor berita Palestina Wafa melaporkan.
Baca Juga: Laba Perusahaan Senjata Israel Melonjak di Masa Perang Gaza dan Lebanon
Setidaknya 300 orang telah tewas di sana sejak dimulainya serangan sembilan hari lalu, menurut Kementerian Kesehatan Palestina.
Kementerian tersebut juga mengatakan, puluhan orang dikhawatirkan tewas di jalan dan di bawah reruntuhan rumah yang berada di luar jangkauan tim medis. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Jumlah Syahid di Jalur Gaza Capai 44.056 Jiwa, 104.268 Luka