Yerusalem, MINA – Sebuah peristiw bentrokan terjadi di kota Silwan, Yerusalem yang diduduki antara penduduk Palestina dan pasukan Zionis Israel Selasa malam (27/12).
Dikutip dari Palestine Information Center (PIC), bentrok pecah setelah pasukan Pendudukan Israel menyerbu kota Silwan dengan tembakan bom gas air mata.
“Dalam peristiwa tersebut, warga Palestina khususnya para pemuda membakar ban dan lempar molotov. Sementara satu pemuda ditahan Pasukan Pendudukan,” demikian sumber itu.
Sejak Selasa dini hari, ketegangan meningkat di kota Silwan setelah puluhan pemukim Yahudi yang dilindungi oleh petugas polisi merebut sebidang tanah milik gereja Ortodoks Yunani di daerah tersebut.
Baca Juga: Wakil Sekjen PBB: 14.000 Bayi Gaza Bisa Meninggal dalam 48 Jam ke Depan Tanpa Bantuan
Sementara, Gerakan Hamas mengecam keras perampasan tanah yang disebut Al-Hamra oleh para pemukim Yahudi, karena hal tersebut merupakan kejahatan Zionis baru dan bagian dari upaya berkelanjutan Israel untuk Yahudisasi Yerusalem, mengusir penduduknya dan memperketat ikatan di sekitar Masjidil Aqsa, mengingat jarak tanah tersebut dekat dengan kompleks Masjidil Aqsa. (T/R12/P2)
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Genosida Israel per 20 Mei 2025: Hampir 53.600 Syahid