New York, 18 Rajab 1435/7 Mei 2013 (MINA) – Misi Yaman untuk PBB telah menyeru Dewan Keamanan untuk melakukan intervensi darat di Yaman, terutama di selatan, di mana kondisi kian memburuk setelah sepekan pertempuran di sana.
“Kami mendesak masyarakat internasional cepat campur tangan dengan pasukan darat untuk menyelamatkan Yaman, terutama Aden dan Taiz,” kata Khaled Alyemany, Duta Besar Yaman untuk PBB di New York, dalam sebuah surat kepada Dewan Keamanan, Rabu (6/5).
Surat yang diperoleh Al Jazeera dan dikutip Mi’raj Islamic News Agency (MINA) itu, juga menyerukan kepada organisasi HAM internasional untuk mendokumentasikan “pelanggaran biadab terhadap penduduk tak berdaya”.
Surat itu ditujukan kepada Duta Besar dari Lithuania yang menduduki Kepresidenan Dewan Keamanan PBB untuk bulan Mei, tapi belum diumumkan.
Baca Juga: Lima Paramedis Tewas oleh Serangan Israel di Lebanon Selatan
Meski serangan udara koalisi negara Teluk pimpinan Arab Saudi dinyatakan berhasil setelah 28 hari menyerang posisi dan persenjataan oposisi bersenjata Yaman, Houthi, namun pertempuran terus berlanjut, terutama di provinsi Selatan.
Sejak 22 April, koalisi mengubah operasinya bernama “Restoring Hope” (Pemulihan Harapan), namun serangan udara terus dilakukan Arab Saudi dan sekutunya terhadap Houthi. Kini sudah memasuki pekan ketujuh.
Houthi terlihat tetap kuat dengan masih bisa menguasai beberapa daerah dari kontrol milisi loyalis pemerintah Yaman. (T/P001/P2)
Mi’raj Islamic News Agency (MINA)
Baca Juga: Militer Israel Akui Kekurangan Tentara dan Kewalahan Hadapi Gaza