Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Teheran Eksekusi Mati Spionase Israel

Widi Kusnadi Editor : ali farkhan tsani - Sabtu, 20 Desember 2025 - 15:41 WIB

Sabtu, 20 Desember 2025 - 15:41 WIB

7 Views ㅤ

Tahanan yang akan dieksekusi mati (foto: X)

Teheran, MINA – Pemerintah Iran pada mengeksekusi seorang pria yang dinyatakan bersalah atas tuduhan bekerja sebagai mata-mata bagi badan intelijen Israel, Mossad, laporan media setempat mengungkapkan, Sabtu (20/12).

Al-Jazeera melaporkan, pria yang dieksekusi adalah Aghil Keshavarz, seorang mahasiswa arsitektur berusia 27 tahun, yang dinyatakan bersalah oleh peradilan Iran atas tuduhan melakukan spionase untuk Israel. Ia juga dituduh memiliki hubungan dengan kelompok oposisi di negara itu. Vonis hukuman mati telah ditegakkan setelah melalui proses peradilan.

Media resmi Iran menyatakan bahwa Keshavarz ditangkap pada Mei lalu saat mengambil foto fasilitas militer di kota Urmia, sekitar 600 kilometer barat laut dari ibu kota Teheran. Pemerintah menuduhnya menjalankan lebih dari 200 misi intelijen untuk Mossad dengan mengambil gambar instalasi militer dan keamanan strategis.

Kelompok Iran Human Rights mengkritik proses hukum yang berlangsung, menyatakan bahwa pengakuan yang menjadi dasar vonis sering kali diperoleh di bawah tekanan atau penyiksaan, meskipun tuduhan itu dijadikan alasan legal untuk hukuman mati. Kelompok ini menilai prosedur peradilan tidak memenuhi standar transparansi dan keadilan internasional.

Baca Juga: Wapres AS: Perundingan dengan Iran Ada Kemajuan, Tapi Belum Deal

Eksekusi ini terjadi di tengah eskalasi ketegangan antara Iran dan Israel, yang kian memanas setelah konflik berskala luas pada Juni 2025 lalu. Selama konflik tersebut, Iran dan Israel saling melancarkan serangan, termasuk serangan udara dan serangan balasan rudal, yang menyebabkan ribuan korban serta meningkatkan retorika permusuhan antara kedua negara.

Latar belakang tindakan keras terhadap tuduhan spionase ini merupakan bagian dari strategi pemerintah Iran dalam menghadapi apa yang disebutnya sebagai ancaman eksternal terkait keamanan nasional. Sejak konflik dengan Israel meningkat,

Teheran telah meningkatkan pengawasan dan penindakan terhadap individu yang dituduh memiliki hubungan dengan badan intelijen musuh, dengan menerapkan hukum yang ketat terhadap praktik mata-mata. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: PBB: 300.000 Warga Yaman Mengungsi, Taiz Terisolasi

Rekomendasi untuk Anda