Riyadh, MINA – Arab Saudi memperluas dukungan kemanusiaannya untuk Suriah dengan menyepakati rehabilitasi sejumlah sekolah dan fasilitas sosial di Provinsi Idlib dan Deir ez-Zor.
Program yang dijalankan melalui King Salman Humanitarian Aid and Relief Center (KSrelief) itu diperkirakan akan memberikan manfaat langsung kepada hampir 5.000 orang dan berdampak tidak langsung kepada sekitar 20.000 warga lainnya. Saudi Gazzete melaporkan, Ahad (10/5).
Proyek tersebut mencakup perbaikan bangunan sekolah, penyediaan ruang kelas sementara, serta rehabilitasi fasilitas sosial guna mendukung pemulihan layanan pendidikan di wilayah yang selama bertahun-tahun terdampak perang.
Program itu menjadi bagian dari inisiatif lebih luas Arab Saudi untuk memulihkan sektor pendidikan Suriah. Saat ini, KSrelief diketahui sedang menangani rehabilitasi, pembangunan, dan penyediaan ruang belajar sementara bagi 48 sekolah di berbagai provinsi Suriah.
Baca Juga: Presiden Nigeria Tinubu Masuki Ka’bah dan Shalat di Dalamnya
Langkah tersebut dilakukan untuk membantu anak-anak Suriah kembali memperoleh akses pendidikan setelah konflik berkepanjangan menyebabkan banyak sekolah rusak atau tidak dapat digunakan.
Dalam beberapa bulan terakhir, Riyadh semakin aktif memperluas peran kemanusiaannya di Suriah, tidak hanya melalui bantuan darurat tetapi juga program pemulihan jangka panjang.
Sebelumnya, KSrelief juga meluncurkan proyek rehabilitasi sekolah di Rif Dimashq dan Idlib, termasuk penyediaan furnitur serta sistem energi surya untuk mendukung operasional fasilitas pendidikan dan layanan masyarakat.
Situasi pendidikan di Suriah masih menghadapi tantangan besar akibat dampak perang yang berlangsung lebih dari satu dekade. Jutaan anak Suriah tercatat pernah kehilangan akses pendidikan akibat perpindahan penduduk, kerusakan infrastruktur, dan kondisi keamanan yang tidak stabil. S
Baca Juga: Prodi Bahasa Indonesia di Universitas Al-Azhar Diminati 600 Mahasiswa
ejumlah wilayah seperti Deir ez-Zor juga masih berada dalam tahap pemulihan setelah sebelumnya menjadi medan konflik antara berbagai kelompok bersenjata dan pasukan pemerintah Suriah.
Dukungan terhadap sektor pendidikan menjadi langkah penting dalam mempercepat pemulihan sosial Suriah pascaperang. Selain membantu mengurangi angka putus sekolah, rehabilitasi fasilitas pendidikan juga dinilai dapat menciptakan stabilitas sosial bagi masyarakat yang selama bertahun-tahun hidup dalam kondisi krisis.
Arab Saudi menyatakan proyek-proyek tersebut merupakan bagian dari komitmennya untuk membantu meringankan penderitaan rakyat Suriah dan memperkuat layanan dasar masyarakat di negara itu. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Sejak Agustus, 290.000 Warga Yaman Mengungsi Akibat Konflik
















Mina Indonesia
Mina Arabic