Riyadh, MINA – Selasa, 1 September 2026, secara resmi menandai awal musim gugur meteorologi di seluruh Arab Saudi. Namun, meskipun kalender sudah berganti, suhu masih enggan turun drastis.
Musim ini justru membawa cuaca fluktuatif dengan penurunan suhu bertahap, dan baru akan terasa sejuk memasuki November. Saudi Gazette melaporkan.
Menurut Barjas Al-Fulaih, anggota AFAQ Society for Astronomy, musim gugur di Saudi tidak langsung menghadirkan hawa dingin.
September secara historis tercatat sebagai bulan keempat terpanas dan terkering dalam setahun. Jadi, warga masih perlu bersabar menghadapi sisa terik sebelum akhirnya udara dingin perlahan menyapa.
Baca Juga: Banjir Meluas di Sejumlah Wilayah Aceh, Ratusan Warga Mengungsi
Dengan luasnya wilayah Saudi yang beragam secara geografis, pola cuaca selama paruh pertama September diperkirakan akan berubah cepat dan suhu pun naik-turun. Seiring waktu, iklim perlahan bertransisi menuju musim dingin yang sesungguhnya. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Musim Hujan, Banjir Mengancam 6 Kecamatan di Kabupaten Garut
















Mina Indonesia
Mina Arabic