Tepi Barat, MINA – Pemukim Yahudi ekstremis Israel menyerang petani dan properti Palestina di pedesaan Nablus, Tepi Barat yang diduduki, pada Sabtu pagi (7/11). Mereka mencuri hasil panen dan peralatan pertanian serta merusak jaringan irigasi.
Menurut al-Baidar Human Rights Organization, pemukim menyerang petani di area al-Zahra, Kota Beita, selatan Nablus. Mereka kemudian menyita hasil panen zaitun dan peralatan pertanian.
Kelompok pemukim lain menyita seluruh hasil panen pisang dan merusak jaringan irigasi di area al-Massoudiya, barat laut Nablus.
Dalam insiden terpisah, gerombolan pemukim mencuri traktor pertanian di Desa al-Mughayyir, timur Ramallah.
Baca Juga: Israel Tetap Serang Gaza Meski Banjir Rendam Ribuan Tenda Pengungsi
Pemukim yang sama, dikawal pasukan Israel, menggunakan traktor itu untuk membuang muatan sampah di pintu masuk Sekolah Menengah Putra Al-Mughayyir.
Sementara itu, pemukim melancarkan serangan baru di seluruh Tepi Barat di bawah perlindungan militer. Pasukan Israel menggerebek rumah dan menculik warga Palestina di Tepi Barat.
Sebanyak 20 serangan Israel dilaporkan terhadap pemetik zaitun di seluruh Tepi Barat dalam 12 jam. Israel menutup Masjid Ibrahimi untuk jamaah Muslim dan mengizinkan upacara keagamaan pemukim.[]
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Ribuan Tenda Terendam Banjir, Peringatan Ancaman Wabah Penyakit di Gaza
















Mina Indonesia
Mina Arabic