Ramallah, MINA – Pemukim ilegal Yahudi Israel membunuh seorang pemuda Palestina berusia 19 tahun, Bahaa Sami Amin al-Natsha, di dekat Ramallah pada Jumat (2/10) malam. Tiga warga Palestina lainnya terluka dalam serangan terpisah di area yang sama.
Al-Natsha, warga Kafr Aqab, tewas setelah pemukim Israel menembaknya di Kota Kobar, barat laut Ramallah.
Kementerian Kesehatan Palestina mengonfirmasi kematiannya akibat tembakan pemukim. Jenazahnya kemudian disita oleh militer penjajah Israel.
Menurut laporan lokal, al-Natsha ditemani seorang pemuda lain dari Kafr Aqab. Keduanya sedang menuju sebuah kebun di area yang berdekatan dengan pos permukiman ketika pemukim melepaskan tembakan.
Baca Juga: Kementerian Gaza Serukan Perlindungan Terhadap Perempuan, Korban Tewas Capai 11.900
Seorang saksi mata mengatakan kepada Quds News Network bahwa ada kehadiran militer Israel di area tersebut saat penembakan terjadi. Saksi itu mengatakan, pemukim tersebut tampaknya mengira kedua pemuda itu mendekati area untuk memetik zaitun. Keduanya terluka dalam penembakan tersebut, sebelum al-Natsha meninggal akibat luka-lukanya.
Saat kesaksian itu diberikan, keluarga kedua pemuda tersebut belum diberi tahu tentang apa yang terjadi. Warga berupaya mendekati gerbang di area tersebut untuk menjangkau pemuda yang terluka dan jenazah al-Natsha.
Serangan-serangan ini menambah korban yang tercatat di seluruh Tepi Barat yang diduduki tahun ini. Menurut Observatorium Shireen Abu Akleh, 106 warga Palestina tewas dan 1.989 lainnya terluka antara awal 2026 hingga 2 Oktober.[]
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Sekitar 145 Pemukim Ekstremis Israel Serbu Masjid Al-Aqsa
















Mina Indonesia
Mina Arabic