AirAsia dan Malindo Batalkan Penerbangan Wuhan

Kuala Lumpur, MINA – AirAsia dan Malindo Air telah menghentikan semua penerbangan mereka ke dan dari Wuhan, Cina, mengingat wabah virus corona di sana.

AirAsia mengatakan, pembatalan itu mempengaruhi semua penerbangannya yang terikat ke Wuhan dari Kota Kinabalu, Bangkok dan Phuket hingga 28 Januari.

Sementara Malindo tidak menentukan berapa lama penangguhan itu. Warta ekonomi Edge Markets melaporkan Jumat (24/1).

Maskapai penerbangan mengumumkan, perusahaannya terus memantau situasi di Wuhan.

“Ini sebagai tanggapan atas larangan perjalanan dari pejabat di Wuhan terkait wabah coronavirus untuk memastikan keselamatan, keamanan dan kenyamanan perjalanan udara kepada awak pesawat, tamu dan penumpang,” bunyi pengumuman.

Sementara itu, AirAsia telah memberikan jaminan telah mematuhi saran dan peraturan dari otoritas kesehatan global dan lokal, termasuk Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

“Para penumpang AirAsia yang berada di Wuhan disarankan untuk mematuhi pengumuman yang dibuat oleh pemerintah dan otoritas kesehatan, dan untuk menghubungi misi diplomatik atau kedutaan masing-masing di Cina untuk bantuan,” lanjut pengumuman.

Pihak penerbangan menyiapkan pengembalian dana penuh setara dengan pemesanan jika penerbangan dibatalkan.

Sementara itu, Malaysia Airlines, yang tidak memiliki penerbangan langsung ke Wuhan, mengatakan telah menempatkan langkah-langkah pengendalian dalam operasinya untuk mengurangi risiko penularan penyakit di pesawat.

“Mengingat coronavirus Cina, Malaysia Airlines ingin menyarankan para penumpangnya untuk melindungi diri mereka sendiri dan orang lain dengan mengikuti rekomendasi perjalanan ini untuk mencegah penyebaran virus,” pengumuman menyebutkan.

Maskapai ini menambahkan bahwa perusahaannya dipandu oleh prosedur kesehatan penerbangan yang dilakukan oleh WHO dan Organisasi Penerbangan Sipil Internasional ketika berinteraksi dengan wisatawan yang berpotensi menularkan penyakit. (T/RS2/P1)

Mi’raj News Agency (MINA)