Jakarta, MINA – Indeks Kualitas Udara atau Air Quality Index (AQI US) di Jakarta pada Selasa (3/3) tercatat berada di angka 53 dan masuk dalam kategori sedang.
Angka tersebut menunjukkan kualitas udara di Ibu Kota relatif aman serta masih dapat ditoleransi untuk menunjang berbagai aktivitas masyarakat sehari-hari.
Berdasarkan hasil pemantauan kualitas udara, kondisi atmosfer Jakarta saat ini dinilai tidak menimbulkan dampak kesehatan yang signifikan bagi masyarakat secara umum.
Dengan capaian indeks tersebut, udara di Ibu Kota masih berada pada tingkat yang dapat diterima, meskipun tetap perlu kewaspadaan dalam jangka panjang.
Baca Juga: Menko Yusril: Kasus Penyadapan Presiden Belum Mengarah ke Makar
Kategori sedang dalam standar AQI⁺ US mengindikasikan bahwa kualitas udara secara umum dapat diterima. Namun, pada tingkat tertentu, kelompok masyarakat yang sangat sensitif terhadap polusi udara tetap perlu memperhatikan kondisi kesehatannya.
Meski demikian, kelompok rentan seperti anak-anak, lanjut usia, serta penderita gangguan pernapasan masih dapat beraktivitas dengan cukup aman dalam kondisi saat ini.
Para ahli tetap menganjurkan masyarakat untuk menjaga daya tahan tubuh dan membatasi paparan polutan apabila diperlukan, terutama saat beraktivitas di luar ruangan dalam waktu yang cukup lama.
Pemerintah dan masyarakat diharapkan terus menjaga kualitas lingkungan melalui pengurangan emisi, penggunaan transportasi ramah lingkungan, serta peningkatan ruang terbuka hijau, guna memastikan kualitas udara Jakarta tetap berada dalam batas aman dan tidak berdampak buruk bagi kesehatan publik. []
Baca Juga: Listyo Sigit Ditahan di Mabes Polri, Kasus Penyadapan HP Presiden Prabowo
Mi’raj News Agency (MINA)
















Mina Indonesia
Mina Arabic