Cara Mengatasi Tubuh Asam (Bincang Sehat Bersama dr. Suwardi, bagian ke-7)

Oleh: dr.Suwardi Sukri, Integratif Medicine

Bedah kasus

Seorang pemuda berusia 17 tahun, sering mengalami sakit kepala yang berat disertai muntah, dan kedua tangan dan kaki tidak dapat digerakkan. Terutama saat kondisi tubuhnya capek. Setelah pria tersebut berobat ke dokter ahli, dia dinyatakan mengalami gangguan kekurangan Kalium. Di mana kadar kaliumnya: 1,7 mEq/L. Kadar normal kalium dalam darah pada orang dewasa berkisar antara 3,5 – 5 mEq/L. Oleh dokter dia diberi terapi dengan tablet penambah Kalium yaitu Aspar K. Telah beberapa bulan berobat, tapi kondisinya tetap aja begitu.

Analisa Kasus

Ibu si pemuda konsultasi ke saya. Tentu yang pertama saya tanyakan adalah pola makan si anak. Dari gejala anak itu, saya berkeyakinan kalau anak itu pola makannya buruk. Saya katakan bahwa anak ini suka minum minuman instan dan komsumsi makanan junk food. Dan ibunya membenarkan kalau anaknya suka minum minuman bersoda dan penambah energi serta komsumsi makanan cepat saji.

Penjelasan si ibu ini tidak mengherankan saya. Karena penyakit akibat kekurangan mineral itu amat jarang terjadi dan selalu berhubungan dengan pola makan. Yang menjadi pertanyaannya adalah mengapa mengomsumsi junk food dan minuman instan menyebabkan kekurangan Kalium?

Telah saya uraikan pada tulisan sebelumnya bahwa makanan junk food dan minuman instan dapat menyebabkan pH tubuh menjadi sangat asam. Kondisi asam sangat tidak bagus bagi tubuh. Maka tubuh berusaha menetralkan asam ini dengan menggunakan mineral penetral asam yakni Kalium, Kalsium, Magnesium dan Natrium. Perlu saya tekankan di sini bahwa untuk menetralkan satu asam butuh 20 kali basa.

Oleh karena itu sangat berat bagi tubuh untuk menetralkan asam. Sebab menyedot dan menghabiskan deposit mineral. Tetapi mengapa hanya mineral kalium yang mengalami kekurangan? Bukan mineral lain, seperti Kalsium, Magnesium atau Natrium?

Subhanallah, itulah tubuh sangat cerdas dan lebih tahu akan kebutuhannya. Tubuh bekerja sesuai dengan kebutuhan dan kita atau dokter tidak lebih pintar dari tubuh itu sendiri. Bisa saja makanan dan minuman buruk ini sangat asam dan kalium yang cocok menetralkannya. Bisa saja antara satu orang dengan lainnya berbeda cara tubuhnya bereaksi dalam menetralkan asam. Ini sangat luar biasa.

Boleh jadi, obat aspar K sebagai asupan Kalium yang berasal dari obat medis dan nonnatural membuat lonjakan Kalium dalam tubuh. Dan lonjakan ini sangat tidak baik bagi tubuh. Maka untuk menyeimbangkan kadar Kalium di dalam sel dengan mineral lainnya di luar sel, tubuh mengurangi lonjakan Kalium ini dengan jalan ginjal mengeluarkan Kalium agar terjadi balance antara mineral intra sel dengan mineral ekstra sel. Kalium mineral yang lebih dominan berada di dalam sel.

Solusi

1. Stop komsumsi makanan cepat saji dan minuman instan, ganti dengan makanan dan minuman sehat seperti makanan yang sedikit diolah atau senatural mungkin dan komsumsi hanya air putih 8 gelas per hari.
2. Obat medis perlahan dihentikan.
3. Komsumsi sayur dan buah yang mengandung Kalium. Sayur: kedelai, kecipir, bayam, kacang tanah, brokoli, sawi, dan pare. Buah: kismis, kurma, pisang mas, alpukat,pisang kapok, leci.
4. Komsumsi probiotik natural.
5. Olah raga jalan, jogging, sepeda, renang; 30 menit dan rutin 3 kali sepekan.
6.Istirahat cukup dan hindari stres, karena stres membuat tubuh asam.
7. Kontrol laboratorium sebulan sekali.

8. Ibadah ditingkatkan dan berdoa karena Allah yang menyembuhkan setiap penyakit. Semoga Allah beri kesembuhan.

Nah, inilah sekilas dampak jika tubuh berada pada kondisi asam. Semoga bermanfaat. Salam sehat.

(AK/R01/P1)

Mi’raj News Agency (MINA)