Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Cuaca Ekstrem Mengakibatkan Empat Daerah di Indonesia Alami Bencana Hidrometeorologi

Ansaf Muarif Gunawan Editor : Arif R - Sabtu, 6 Desember 2025 - 19:20 WIB

Sabtu, 6 Desember 2025 - 19:20 WIB

11 Views ㅤ

Petugas melakukan pendataan wilayah terdampak banjir rob di pesisir Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, pada Kamis, (4/12/25). (Foto: BPBD Kabupaten Indramayu.)

Jakarta, MINA – Perkembangan Bencana Hidrometeorologi di empat daerah, yaitu Subang, Pesisir Barat, Lumajang, dan Indramayu, kembali dilaporkan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melalui Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) sejak Kamis (4/12) pukul 07.00 WIB hingga Jumat (5/12) pukul 07.00 WIB. Laporan mencakup kejadian banjir, banjir rob, serta cuaca ekstrem yang dipicu hujan berintensitas tinggi.

Di Kabupaten Subang, Jawa Barat, banjir rob menggenangi tiga kecamatan sejak Kamis pagi.

“Berdasarkan laporan BPBD Subang kenaikan air laut dipicu hujan intensitas tinggi sehingga merendam 861 rumah warga. Air setinggi 20–50 cm masih bertahan dan menghambat akses jalan serta mobilitas warga,” ucap Abdul Muhari Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB.

Selain itu, terjadi banjir di Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, merendam delapan pekon di empat kecamatan.

Baca Juga: Menko Yusril: Kasus Penyadapan Presiden Belum Mengarah ke Makar

BNPB menjelaskan debit air sungai meningkat drastis setelah hujan deras berkepanjangan. Tidak ada korban jiwa, namun kebutuhan mendesak berupa logistik dan alat bantu tetap diperlukan.

Cuaca ekstrem juga melanda Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, menyebabkan pohon tumbang dan merusak puluhan rumah. Satu warga dilaporkan meninggal dunia akibat tertimpa pohon.

BPBD Lumajang menegaskan bahwa upaya pembersihan dan evakuasi masih berlangsung di sejumlah titik.

Di Indramayu, Jawa Barat, banjir rob kembali terjadi akibat air laut pasang yang meluap melalui Sungai Perawan dan Sungai Nippon. Sekitar 2.568 kepala keluarga terdampak dan lebih dari 1.500 rumah terendam.

Baca Juga: Listyo Sigit Ditahan di Mabes Polri, Kasus Penyadapan HP Presiden Prabowo

“Air sempat mencapai 60 cm, namun kini berangsur surut,” ujar petugas Pusdalops.

BNPB mengimbau masyarakat di wilayah rawan tetap waspada terhadap cuaca ekstrem serta segera melapor kepada BPBD jika membutuhkan bantuan. Pemerintah daerah diminta memperkuat langkah mitigasi untuk mengurangi risiko bencana susulan. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Mantan Kapolri Listyo Sigit dan Dua Jenderal Polri Ditangkap Terkait Penyadapan Nomor Telepon Presiden

Rekomendasi untuk Anda

Hujan Lebat Timbulkan Banjir Susulan di Sibolga, Sejumlah Kawasan Kembali TerendamHujan Lebat Timbulkan Banjir Susulan di Sibolga, Sejumlah Kawasan Kembali Terendam
Indonesia
Indonesia
Indonesia
Indonesia
Indonesia