Jakarta, MINA – Lembaga medis kegawatdaruratan Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) mengerahkan relawan nasional di tiga provinsi terdampak (Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat) untuk memberikan bantuan cepat dan terkoordinasi kepada para korban banjir dan longsor di sana.
Fokus utama bantuan meliputi pelayanan medis bagi korban luka, pemeriksaan kesehatan bagi para penyintas, serta penyaluran bahan makanan pokok dan perlengkapan kebersihan di titik-titik pengungsian.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat estimasi jumlah warga terdampak di tiga provinsi tersebut mencapai 3,2 juta jiwa, menjadikannya salah satu kejadian hidrometeorologi terbesar dalam beberapa tahun terakhir. Ribuan keluarga terpaksa mengungsi dan kehilangan sumber penghidupan, sementara kebutuhan dasar masih sangat mendesak.
Tim relawan juga melakukan asesmen kebutuhan secara berkala untuk memastikan bantuan yang disalurkan tepat sasaran. Kondisi medan yang sulit, hujan yang belum sepenuhnya reda, serta akses yang rusak menjadi tantangan utama dalam proses distribusi bantuan. Meski demikian, MER-C menegaskan bahwa mereka akan tetap berada di lapangan selama bantuan masih dibutuhkan.
Baca Juga: MUI Apresiasi Pencopotan Kapolres Sukoharjo, Terkait Penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran
MER-C turut mengimbau agar seluruh elemen bangsa menguatkan solidaritas dan kepedulian terhadap para korban, sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi susulan. “Dengan dukungan bersama, kita berharap tiap provinsi dapat segera bangkit, memulihkan kehidupan warga, dan lebih siap menghadapi ancaman cuaca ekstrem yang mungkin masih berlanjut,” demikian seruan MER-C.
Sebagai lembaga kemanusiaan yang juga dikenal aktif membela hak-hak kemanusiaan rakyat Palestina, MER-C menegaskan bahwa komitmen untuk membantu sesama baik di dalam negeri maupun luar negeri adalah amanah yang terus dijaga.
“MER-C Indonesia berkomitmen untuk terus membersamai masyarakat di wilayah terdampak melalui pelayanan medis, pendampingan, serta penyaluran bantuan kemanusiaan hingga situasi benar-benar pulih,” tegas lembaga tersebut.
Saat ini para relawan masih terus bekerja di lapangan, memperluas jangkauan layanan, dan memastikan ribuan keluarga yang terisolir dapat menerima bantuan yang layak di tengah kondisi yang belum stabil.
Baca Juga: Aktivis Ilustrasikan Gempa, Rasakan Getaran Bom di Palestina
Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) Indonesia menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya atas musibah bencana hidrometeorologi yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat sejak akhir November. Curah hujan ekstrem, banjir, dan longsor yang terjadi secara beruntun telah menimbulkan kerusakan besar di berbagai wilayah.
Hingga kini, proses pemulihan masih terus berlangsung, sementara sejumlah daerah masih terisolir akibat akses jalan yang terputus total. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Pimpinan Hidayatullah: Sampai Kapan Bela Palestina? Sampai Palestina Merdeka!
















Mina Indonesia
Mina Arabic