Dewan Da’wah Kirim Tim Kemanusiaan Bantu Korban Gempa Cianjur

Cianjur, MINA – Tim kemanusiaan Laznas Dewan Da’wah mengirimkan armada mobil ambulan bersama personil relawan merespon musibah gempa bumi 5,6 Skala Richter mengguncang  wilayah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

“Kami melakukan assessment data, dan menerjunkan beberapa personil dan armada kemanusiaan dari kantor pusat Laznas Dewan Da’wah Jakarta menuju Kabupaten Cianjur,” kata Ustaz Muhammad Sa’id, Manager Kemanusiaan Laznas Dewan Da’wah dalam keterangan tertulis, di Jakarta, Kamis (24/11).

Ia menuturkan, dua mobil ambulan diberangkatkan pada malam harinya usai berkoordinasi dengan para dai siaga Dewan Da’wah Jawa Barat, tim bergerak melakukan beberapa aksi bantuan di Desa Sukamulya, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur.

“Diantaranya membuat posko umum dan layanan kesehatan bersama relawan dokter Dewan Da’wah Cianjur, evakuasi warga menuju posko, layanan ambulan menuju rumah sakit, distribusi makanan cepat saji, air bersih (minum ataupun untuk MCK, distribusi terpal dan selimut, dan berkoordinasi dengan posko utama BNPB,” ujar ustaz Sa’id.

Tim melakukan evakuasi bantuan medis kepada beberapa korban gempa. Salah satunya adalah warga Cianjur Didin Alamsyah korban yang kepalanya tertindih runtuhan bangunan saat mandi dan seharian ia pun belum sadar. “Te acan sadar ieu dugi ayena tos sadinten (korban belum sadar sampai saat ini sudah seharian),” kata Pak Usep, kakak ipar Didin.

Tim kemanusian Dewan Dakwah bersama warga menggotong Didin menuju posko melalui runtuhan puing-puing bangunan rumah. Sebelum diantar menuju Rumah Sakit Bhayangkara menggunakan Ambulan Laznas Dewan Da’wah, Didin yang masih belum sadar sempat ditangani oleh dr Zauhari, dokter relawan Dewan Da’wah Cianjur.

Selain aksi tanggap darurat, tim kemanusiaan Laznas Dewan Da’wah berfokus pada upaya pemulihan (recovery) warga terdampak, khususnya pada sektor dakwah da’i (guru ngaji), seperti rumah dai, masjid/mushola, dan madrasah yang ikut runtuh terdampak gempa di Desa Sukamulya.

“Kampung keluarga dai, kampung paling terpencil dan belum mendapatkan bantuan. Ada juga fasilitas umum, yaitu masjid dan madrasah yang menjadi target recovery Dewan Dakwah,” ujar ustaz Sa’id. (R/R4/P1)

Mi’raj News Agency (MINA)