Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Doa Menangkal Bisikan Setan dan Kehadirannya

Ali Farkhan Tsani Editor : Widi Kusnadi - Sabtu, 20 Juni 2026 - 07:32 WIB

Sabtu, 20 Juni 2026 - 07:32 WIB

34 Views ㅤ

Ilustrasi doa (Fixabay).

SETAN adalah musuh yang nyata bagi manusia. Tugasnya telah digariskan dengan jelas sejak awal penciptaan, yaitu menggoda, menyesatkan, membisikan dan menjauhkan manusia dari jalan Allah.

Namun, Allah tidak membiarkan hamba-hamba-Nya berjuang sendirian. Ada doa yang diajarkan langsung oleh-Nya kepada Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam untuk memohon perlindungan dari bisikan dan kehadiran setan.

Doa itu tertuang dalam Surat Al-Mu’minun ayat 97-98.

رَّبِّ أَعُوذُ بِكَ مِنْ هَمَزَاتِ الشَّيَاطِينِ . وَأَعُوذُ بِكَ رَبِّ أَنْ يَحْضُرُونِ

 Bacaan latin: Robbi a’uudzubika min hamazaatis syayaathiin wa a’udzubika Robbi ayyahduruun

Baca Juga: Rizky Ridho Selebrasi dengan Sujud Syukur, Ini Maknanya dalam Islam

Artinya: “Ya Tuhanku, aku berlindung kepada Engkau dari bisikan-bisikan setan. Dan aku berlindung (pula) kepada Engkau ya Tuhanku, dari kedatangan mereka kepadaku.”

Para ulama menjelaskan bahwa ada dua permohonan perlindungan dalam doa ini, dan keduanya memiliki makna yang sangat dalam bagi kehidupan seorang mukmin.

Pertama, “Min Hamazatis Syayathin” (perlindungan dari bisikan setan).

Kata hamazat berarti bisikan, hasutan, atau godaan yang dibisikkan setan ke dalam hati manusia .

Baca Juga: 2 Oktober 1187: Ketika Panglima Shalahuddin Membebaskan Masjid Al-Aqsa

Bisikan ini bisa berupa keraguan. Ketika seorang hamba hendak beribadah, setan membisikkan pertanyaan-pertanyaan yang menggoyahkan keyakinan.

Bisikan juga bisa berupa Kebimbangan. Bisikan ini membuat manusia bimbang antara kebaikan dan keburukan, sehingga akhirnya memilih yang buruk.

Bisikan lainnya berupa kesombongan. Setan membisikkan pujian berlebihan sehingga manusia menjadi takabur dan lupa bahwa segala yang dimilikinya adalah karunia Allah.

Bisikan-bisikan inilah yang jika dibiarkan akan menjerumuskan manusia ke dalam kemaksiatan, kemungkaran, dan kejahatan. Karena itulah kita memohon perlindungan kepada Allah agar terhindar dari bisikan yang menyesatkan.

Baca Juga: Seruan untuk Menjaga Planet dan Taubat Global Untuk Lingkungan Hidup

Kedua, “Ayyahdurun” (Perlindungan dari kehadiran setan).

Setelah memohon perlindungan dari bisikannya, kita juga memohon perlindungan dari kehadiran setan itu sendiri . Mengapa? Karena kehadiran setan akan membawa keburukan.

Kehadiran setan dalam arti semakin dekat setan dengan seseorang, sehingga semakin mudah ia digoda dan dilalaikan dari ketaatan kepada Allah. Kehadiran setan seringkali dirasakan sebagai rasa gelisah, cemas, atau was-was yang tidak jelas asalnya.

Dengan memohon perlindungan dari kehadiran setan, melalui doa ini, kita meminta Allah menjauhkan makhluk terkutuk itu dari diri kita, sehingga kita dapat beribadah dengan khusyuk, beramal dengan ikhlas, dan menjalani hidup dengan isqtiqamah.

Baca Juga: Doa Menyambut Turunnya Hujan yang Membasahi Bumi

Begitulah, setan terus berusaha menjerumuskan manusia ke dalam jurang kemaksiatan, kemungkaran, dan kejahatan. Namun, Allah telah memberikan senjata yang sangat ampuh, yaitu melalui doa tersebut.

Semoga dengan senantiasa membacanya dan menghayati maknanya, kita dapat terlindungi dari godaan setan yang terus-menerus mengintai.

Semoga kita juga dapat menjalani hidup dengan tenang, amal dengan istiqamah, beribadah dengan khusyuk, dan senantiasa berada di jalan yang diridhai Allah. Aamiin. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Ketika Bulan Sabit dan Venus Berdampingan di Ufuk Barat

Rekomendasi untuk Anda

Tausiyah
Hikmah
Hikmah
Khutbah Jumat