Tel Aviv, MINA – Dua orang terluka di Israel utara pada Selasa (19/5) akibat serangan drone dari Lebanon, demikian laporan media Israel.
Media KAN melaporkan, cedera terjadi setelah drone menghantam sebuah kendaraan di daerah Misgav, dekat perbatasan Israel dengan Lebanon.
The Times of Israel, mengutip pernyataan tentara Israel, mengklaim bahwa drone tersebut diluncurkan oleh Hizbullah dan menghantam wilayah Israel di dekat perbatasan. Militer Israel belum segera merilis rincian lebih lanjut mengenai korban atau kerusakan.
Pada Senin (18/5), Hezbollah menyatakan telah melakukan 11 serangan drone dan rudal yang menargetkan pasukan Israel dan kendaraan militer di Lebanon selatan dan Israel utara sebagai respons atas pelanggaran gencatan senjata yang dilakukan Israel.
Baca Juga: AS akan Hentikan Bantuan untuk Israel Akhir Tahun Ini
Drone Hezbollah akhir-akhir ini menjadi sumber kekhawatiran yang semakin besar bagi Israel, dengan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menggambarkannya sebagai ancaman besar dan mendesak militer untuk mencari solusi.
Israel terus melanggar gencatan senjata yang dimediasi AS yang diumumkan pada 17 April dan kemudian diperpanjang hingga awal Juli.
Sejak 2 Maret, serangan Israel di Lebanon telah menewaskan sedikitnya 3.020 orang, melukai 9.273 lainnya, dan mengungsikan lebih dari 1,6 juta jiwa, atau sekitar seperlima dari populasi negara itu, menurut pejabat Lebanon.[]
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Partai Demokrat Unggul Sementara dalam Pemilu Sela AS
















Mina Indonesia
Mina Arabic