Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Raja Yordania: Ambisi Ekspansionis Israel Ancaman Terbesar Masa Depan Kawasan

sri astuti Editor : Rudi Hendrik - 2 jam yang lalu

2 jam yang lalu

7 Views ㅤ

Raja Abdullah II ibn Al Hussein dari Kerajaan Hashemite Yordania berpidato di debat umum sesi ke-79 Majelis Umum. (Foto: UN News)

Amman, MINA – Raja Yordania Abdullah II pada Senin (2/11) menyatakan israel/">ambisi ekspansionis Israel merupakan ancaman terbesar bagi masa depan kawasan. Ia menegaskan keamanan dan stabilitas regional tidak dapat dicapai tanpa terpenuhinya hak-hak rakyat Palestina atas tanah mereka.

“israel/">Ambisi ekspansionis Israel tetap menjadi ancaman terbesar bagi masa depan dan harapan kawasan ini,” ujar Raja Abdullah dalam pidatonya di hadapan parlemen. Anadolu melaporkan.

Ia menyoroti bencana kemanusiaan yang terus berlangsung di Jalur Gaza serta serangan Israel di Tepi Barat yang diduduki, termasuk Yerusalem Timur, meskipun telah ada seruan internasional untuk menghentikan berbagai pelanggaran yang dilakukan Israel.

Ia menekankan tidak akan ada keamanan atau stabilitas di kawasan ini tanpa pengakuan terhadap hak-hak rakyat Palestina atas tanah mereka.

Baca Juga: Knesset Baru Israel akan Gelar Sidang Perdana 10 November

“Mereka yang meyakini bahwa tirani memberikan legitimasi adalah keliru, dan mereka yang percaya bahwa waktu akan menghapus kebenaran juga keliru,” tegas sang Raja.

Ia menegaskan kembali komitmen Yordania terhadap prinsip-prinsipnya, identitas Arab, serta pembelaan terhadap perjuangan bangsa Arab. Ia berjanji terus mempertahankan sikap tersebut, sebagaimana telah dilakukan oleh mendiang ayahnya dan akan diteruskan oleh putranya kelak.

Sang Raja juga menekankan upaya untuk mencapai posisi Arab yang bersatu akan tetap menjadi prioritas bagi Yordania.

Sejak Oktober 2023, Israel telah melancarkan perang genosida di Gaza, yang menewaskan lebih dari 74.000 warga Palestina dan melukai lebih dari 175.000 lainnya; sebagian besar korban adalah perempuan dan anak-anak.

Baca Juga: Ukraina Catat 292 WNI Diduga Bergabung dengan Militer Rusia

Operasi militer Israel serta serangan oleh pihak pendudukan ilegal juga semakin meningkat di Tepi Barat yang diduduki, termasuk di Yerusalem Timur. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Demo Gen Z Jerman Berujung Ricuh di Hamburg, Frankfurt, dan Berlin

Rekomendasi untuk Anda