Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dua Warga Palestina Syahid dalam Serangan Israel di Gaza Utara

Arina Islami Editor : Rudi Hendrik - Ahad, 21 Desember 2025 - 21:59 WIB

Ahad, 21 Desember 2025 - 21:59 WIB

13 Views ㅤ

Ilustrasi: seorang ibu Paletina memeluk bayinya yang meninggal karena suhu dingin, awal Desember 2025. (Foto: X)

Gaza, MINA — Dua warga Palestina syahid dalam serangan Zionis Israel di Gaza Utara pada Ahad (21/12), meskipun telah berlaku gencatan senjata di Gaza yang diharapkan mengakhiri kekerasan.

Insiden ini menunjukkan masih adanya pelanggaran serius terhadap gencatan senjata di Gaza, yang berdampak langsung pada keselamatan warga sipil Palestina.

Serangan itu terjadi ketika pasukan Zionis Israel melancarkan serangan udara di bagian utara Jalur Gaza, sehingga menewaskan dua warga Palestina yang berada di wilayah yang seharusnya dilindungi di bawah kesepakatan gencatan senjata.

Serangan Zionis Israel di Gaza Utara ini terjadi meski ada perjanjian damai yang berlaku, memicu kecaman luas dari pihak Palestina dan pengamat internasional atas terus berlanjutnya kekerasan.

Baca Juga: Eisenkot Tolak Gabung Pemerintahan Netanyahu

Menurut sumber medis dan otoritas setempat, dua warga Palestina itu tewas setelah serangan udara dan tembakan militer Zionis Israel di area utara Jalur Gaza.

Warga sipil yang terkena dampak serangan ini menjadi bukti bahwa gencatan senjata di Gaza masih rentan dilanggar.

Serangan Zionis Israel di Gaza Utara ini memicu kekhawatiran bahwa perjanjian gencatan senjata yang dimaksudkan untuk mengurangi kekerasan tidak berjalan efektif.

Pihak Palestina mengecam tindakan yang terus berulang ini sebagai bentuk pelanggaran terhadap komitmen damai dan perlindungan warga sipil di wilayah konflik.

Baca Juga: Israel Lanjutkan Penangkapan Warga Gaza Saat Kembali dari Pengobatan Luar Negeri 

Sejak perjanjian gencatan senjata mulai berlaku pada 10 Oktober, serangan militer masih terus terjadi di Jalur Gaza.

Menurut data terbaru, ratusan warga Palestina telah syahid dan banyak lainnya terluka dalam berbagai pelanggaran terhadap gencatan senjata di Gaza, meski niat awal perjanjian adalah menghentikan kekerasan.

Para pejabat Palestina menyatakan bahwa serangan Zionis Israel di Gaza Utara dan di wilayah lain menunjukkan situasi keamanan yang tetap rapuh.

Mereka menyerukan penegak gencatan senjata tersebut agar semua pihak menahan diri dan kembali ke meja perundingan guna mengamankan perdamaian yang lebih stabil.

Baca Juga: Dalam Sebulan, Pemukim Israel Lakukan 1.349 Serangan Terhadap Warga Palestina

Isu gencatan senjata di Gaza dan upaya menghentikan serangan militer terus menjadi perhatian internasional.

Komunitas global, termasuk mediator gencatan senjata dan organisasi hak asasi manusia, mendesak semua pihak untuk benar-benar mematuhi komitmen damai yang telah disepakati demi melindungi warga sipil Palestina yang sudah lama menderita akibat konflik berkepanjangan.[]

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Israel Culik 28 Warga Palestina di Tepi Barat, Termasuk Jurnalis Al Jazeera

Rekomendasi untuk Anda