Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kunjungi Mesir, MUI Bahas Peluang Beasiswa bagi Pelajar Indonesia

Ali Farkhan Tsani Editor : Widi Kusnadi - 4 jam yang lalu

4 jam yang lalu

8 Views ㅤ

Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH M Cholil Nafis, bersama Mufti Republik Arab Mesir, Prof Nadhir Muhammad ‘Ayyad, di Kantor Mufti Mesir, Kairo, Selasa (3/11/2026). Foto: MUI Digital

Kairo, MINA — Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Cholil Nafis, bertemu mesir/">Menteri Wakaf Mesir, Prof Usama al-Azhari, di Kairo, Mesir, Selasa (3/11), dengan agenda utama membuka peluang beasiswa bagi pelajar dan mahasiswa Indonesia di Mesir.

Kiai Cholil hadir bersama Ketua MUI Bidang Infokomdigi, KH Masduki Baidlowi, Bendahara Umum MUI, H Misbahul Ulum, serta rombongan delegasi Komisi Dakwah MUI.

Delegasi tersebut tengah mengikuti Program Pengembangan Wawasan Dai Internasional (PWDI) 2026 di Mesir, yang bertujuan memperkuat diplomasi keagamaan Indonesia melalui kemitraan dengan lembaga-lembaga strategis di Mesir.

Kedua pihak juga membahas kerja sama pendidikan Islam, pengembangan sumber daya manusia (SDM), pengelolaan dan pengembangan wakaf, serta pemberdayaan ekonomi umat.

Baca Juga: Mengembalikan Jiwa yang Hilang dalam Pola Interaksi Keluarga Era Digital

Kiai Cholil menilai Mesir merupakan mitra penting dalam pengembangan keilmuan Islam. Negeri itu memiliki tradisi keilmuan yang kuat dan diakui dunia, antara lain melalui Universitas Al-Azhar.
Kerja sama di bidang beasiswa dan pelatihan SDM, kata Kiai Cholil, menjadi langkah penting untuk meningkatkan kualitas generasi Muslim Indonesia. Pelajar, mahasiswa, dan tenaga pendidik Indonesia diharapkan mendapat akses yang lebih luas untuk menimba ilmu di Mesir.

“Langkah ini semoga melahirkan generasi masa depan yang siap menjawab berbagai tantangan zaman, sekaligus menjaga nilai-nilai moderasi beragama di kancah global,” ujar Kiai Cholil.

Peluang pertukaran pelajar, mahasiswa, dan tenaga pendidik turut menjadi bahan pembicaraan.

Program ini diharapkan memperluas pertukaran ilmu dan pengalaman keagamaan antara Indonesia dan Mesir, serta melahirkan ulama dan intelektual Muslim yang berwawasan luas.
Peluang beasiswa juga mengemuka dalam agenda delegasi sebelumnya.

Baca Juga: Wamen Komdigi Dorong Perguruan Tinggi Ambil Peran dalam Pengembangan Ekosistem AI

Delegasi menjajaki kerja sama antara Badan Wakaf Indonesia (BWI) dan Bait az-Zakat wa as-Sadaqat Al-Azhar saat bertemu jajaran diplomat di KBRI Kairo, Rabu (28/10).

Usulan kerja sama tersebut akan ditindaklanjuti melalui nota kesepahaman (MoU), termasuk untuk program beasiswa bagi mahasiswa Indonesia di Mesir.
MUI dan Kementerian Wakaf Mesir juga menjajaki kerja sama program ilmiah, seperti seminar, simposium, dan forum ilmiah internasional. Forum tersebut diharapkan menjadi ruang bertukar gagasan antara ulama dan akademisi kedua negara dalam merespons persoalan umat Islam masa kini.
Delegasi MUI bersama mesir/">Menteri Wakaf Mesir kemudian melaksanakan shalat berjamaah di Masjid Misr al-Kabir atau Masjid Agung Mesir, di kawasan Ibu Kota Administratif Baru Mesir.
MUI berharap pertemuan ini dapat ditindaklanjuti dengan program-program konkret dan berkelanjutan, sehingga manfaatnya dirasakan masyarakat kedua negara dan umat Islam dunia. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: STAI Al-Fatah Bogor Tutup KKN di Balaraja dengan Malam Keakraban

Rekomendasi untuk Anda