Gempa Terkuat Guncang Albania, Korban Jiwa Naik 14 Orang

Tirana, MINA – Setidaknya 14 orang tewas dan 600 lainnya luka-luka setelah gempa berkekuatan 6,4 skala Richter mengguncang ibu kota Albania, Tirana, dan wilayah sekitarnya yang padat penduduk pada Selasa (26/11).

Itu salah satu gempa yang terkuat sejak negara itu dilanda gempa bumi dahsyat pada 1979. Gempa meratakan bangunan dan menjebak para korban di bawah puing-puing.

Episentrum gempa terletak 15 kilometer dari kota Durres, pada kedalaman 38 kilometer. Gempa itu terasa di Balkan selatan Selasa pagi dan diikuti oleh beberapa gempa susulan. Demikian Daily Sabah melaporkan.

Seismolog, Branko Dragicevic, di Serbia mengatakan kepada media lokal gempa itu dirasakan oleh sekitar 10 juta orang di Montenegro, Italia, Makedonia Utara, Yunani, dan Bulgaria.

Seismolog di Kroasia mengatakan gempa itu sebagian besar dirasakan di sepanjang pantai Laut Adriatik negara itu, membangunkan orang, seperti dilansir Associated Press (AP). Gempa lain terjadi di dekat Bosnia dengan kekuatan awal 5,4 melanda tenggara ibu kota dan mengguncang Sarajevo. Tidak ada laporan langsung tentang korban atau kerusakan dalam gempa bumi itu.

Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Luar Negeri Turki menyatakan belasungkawa kepada kerabat yang kehilangan nyawanya dan juga kepada orang-orang Albania dan mengharapkan pemulihan yang cepat bagi yang terluka. Negara itu akan mengirim tim pencarian dan penyelamatan (SAR) dan tim medis darurat (EMT) untuk membantu upaya pasca-gempa.

“Turki, seperti biasa, berada di sisi Albania dalam menghadapi bencana ini. Unit SAR dan EMT telah dikirim oleh negara kita dan akan terbang ke Tirana hari ini dengan pesawat militer. Turki menunjukkan solidaritas penuh dengan pemerintah dan saudara-saudara Albania dan siap memberikan bantuan apa pun yang mungkin diperlukan,” kata pernyataan itu.

Duta Besar Turki untuk Tirana, Murat Ahmet Yörük, mengatakan Turki sedang bersiap untuk mengirim tim tanggap bencana ke negara itu untuk membantu.

Negara-negara Balkan adalah daerah yang rentan terhadap aktivitas seismik dan sering terjadi gempa bumi. (T/R11/R01)

Mi’raj News Agency (MINA)