Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Gunung Bromo Kembali Dibuka untuk Wisatawan Pascakebakaran

Widi Kusnadi Editor : Ali Farkhan Tsani - Jumat, 21 Agustus 2026 - 22:15 WIB

Jumat, 21 Agustus 2026 - 22:15 WIB

18 Views ㅤ

Wisata Bromo (foto: IG)

Probolinggo, MINA – Kawasan wisata Gunung Bromo, Jawa Timur, kembali dibuka untuk wisatawan mulai Kamis (20/8) pukul 00.01 WIB setelah seluruh titik api akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dinyatakan padam.

Pembukaan dilakukan setelah Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) mengevaluasi kondisi kawasan dan memastikan aspek keselamatan pengunjung serta petugas.

Kepala Balai Besar TNBTS Rudijanta Tjahja Nugraha mengatakan kebakaran di kawasan Bromo berhasil ditangani dalam waktu sekitar 13 hari. Sebelum dibuka kembali, petugas gabungan melakukan pendinginan, penyisiran, dan pemantauan untuk memastikan tidak ada bara atau titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Seluruh pintu masuk wisata Bromo yang sebelumnya ditutup total sejak 8 Agustus kini kembali dapat digunakan. Akses tersebut meliputi Cemorolawang di Kabupaten Probolinggo, Wonokitri di Kabupaten Pasuruan, Jemplang dan Coban Trisula di Kabupaten Malang, serta Senduro di Kabupaten Lumajang.

Baca Juga: Pondok Pesantren Shuffah Hizbullah Samarinda Semarakkan BSP dengan Lomba dan Market Day

Pembukaan kembali kawasan Bromo juga menjadi angin segar bagi pelaku usaha wisata yang terdampak selama penutupan. Sopir jip, pengelola penginapan, pedagang, dan penyedia jasa wisata mulai kembali menerima kunjungan wisatawan setelah aktivitas pariwisata terhenti akibat kebakaran.

Meski telah dibuka, TNBTS mengingatkan wisatawan agar tetap menjaga kelestarian kawasan. Pengunjung dilarang membuat api unggun, melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, serta membuang puntung rokok sembarangan. Wisatawan juga diminta segera melapor kepada petugas jika menemukan asap, bara, atau indikasi kebakaran.

Kuota kunjungan wisatawan juga tetap ditetapkan sebanyak 2.752 orang per hari, sementara pemesanan tiket kembali tersedia melalui sistem resmi TNBTS.

Pembukaan ini diharapkan menghidupkan kembali aktivitas pariwisata Bromo sekaligus menjadi momentum bagi wisatawan dan pelaku usaha untuk bersama-sama menjaga kawasan agar kebakaran serupa tidak kembali terjadi. []

Baca Juga: Semeru Erupsi Dua Kali Hari Ini, Warga Diminta Jauhi Aliran Besuk Kobokan

Mi’raj News Agency (MINA)

Rekomendasi untuk Anda

Indonesia
Indonesia
Indonesia
Karhutla Gunung Bromo Meluas hingga Probolinggo, Jalur Wisata Ditutup
Indonesia
Indonesia