Probolinggo, MINA – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengungkapkan angin kencang menjadi salah satu kendala utama dalam upaya pemadaman kebakaran di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Kabupaten Probolinggo.
Hingga Jumat (7/8), kebakaran telah meluas dan menghanguskan sekitar 176 hektare lahan.
Khofifah menyampaikan hal itu saat meninjau langsung lokasi kebakaran di kawasan Pusung Jantur, Desa Sariwani, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Jumat.
Menurutnya, kondisi angin membuat operasi pemadaman dari udara menggunakan helikopter water bombing tidak dapat dilakukan secara optimal karena menyangkut keselamatan penerbangan.
Baca Juga: Menko Yusril: Kasus Penyadapan Presiden Belum Mengarah ke Makar
Selain faktor angin, operasi water bombing juga dibatasi waktu penerbangan. Pemadaman dari udara dilakukan hingga sekitar pukul 17.00 WIB mengikuti ketentuan operasional penerbangan dari Bandara Abdulrachman Saleh, Malang.
Petugas juga memanfaatkan drone berkapasitas sekitar 100 liter untuk membantu pembasahan area yang terbakar.
Luas area terdampak kebakaran dilaporkan mengalami peningkatan sejak api pertama kali muncul pada Senin (3/8). Dari sekitar 7,9 hektare pada tahap awal, area terbakar kemudian bertambah menjadi 44 hektare, 51 hektare, hingga mencapai sekitar 176 hektare pada Jumat.
Pemerintah dan petugas gabungan terus mengerahkan berbagai upaya untuk mengendalikan kebakaran.
Baca Juga: Listyo Sigit Ditahan di Mabes Polri, Kasus Penyadapan HP Presiden Prabowo
Satu helikopter BNPB telah digunakan untuk operasi water bombing, sementara satu unit tambahan direncanakan didatangkan dari Banjarmasin. Pengambilan air untuk pemadaman juga disebut lebih efektif karena dapat dilakukan dari kawasan Ranu Pane.
Khofifah berharap kondisi angin segera lebih bersahabat sehingga operasi pemadaman melalui udara dapat berjalan maksimal. Hingga peninjauan dilakukan, masih terdapat tiga titik api yang menjadi fokus penanganan petugas gabungan untuk mencegah kebakaran meluas ke kawasan konservasi lainnya.
Kawasan TNBTS merupakan salah satu kawasan konservasi penting di Jawa Timur sekaligus destinasi wisata unggulan nasional.
Karena itu, pengendalian kebakaran menjadi penting bukan hanya untuk melindungi ekosistem, tetapi juga untuk memastikan keselamatan masyarakat dan keberlanjutan kawasan wisata Gunung Bromo. []
Mi’raj News Agency (MINA)
















Mina Indonesia
Mina Arabic