Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kebakaran di Gunung Bromo, Gubernur Jatim Bilang Begini

Widi Kusnadi Editor : Ali Farkhan Tsani - Sabtu, 8 Agustus 2026 - 10:31 WIB

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 10:31 WIB

35 Views ㅤ

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa (foto: IG)

Probolinggo, MINA – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengungkapkan angin kencang menjadi salah satu kendala utama dalam upaya pemadaman kebakaran di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Kabupaten Probolinggo.

Hingga Jumat (7/8), kebakaran telah meluas dan menghanguskan sekitar 176 hektare lahan.

Khofifah menyampaikan hal itu saat meninjau langsung lokasi kebakaran di kawasan Pusung Jantur, Desa Sariwani, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Jumat.

Menurutnya, kondisi angin membuat operasi pemadaman dari udara menggunakan helikopter water bombing tidak dapat dilakukan secara optimal karena menyangkut keselamatan penerbangan.

Baca Juga: Menko Yusril: Kasus Penyadapan Presiden Belum Mengarah ke Makar

Selain faktor angin, operasi water bombing juga dibatasi waktu penerbangan. Pemadaman dari udara dilakukan hingga sekitar pukul 17.00 WIB mengikuti ketentuan operasional penerbangan dari Bandara Abdulrachman Saleh, Malang.

Petugas juga memanfaatkan drone berkapasitas sekitar 100 liter untuk membantu pembasahan area yang terbakar.

Luas area terdampak kebakaran dilaporkan mengalami peningkatan sejak api pertama kali muncul pada Senin (3/8). Dari sekitar 7,9 hektare pada tahap awal, area terbakar kemudian bertambah menjadi 44 hektare, 51 hektare, hingga mencapai sekitar 176 hektare pada Jumat.

Pemerintah dan petugas gabungan terus mengerahkan berbagai upaya untuk mengendalikan kebakaran.

Baca Juga: Listyo Sigit Ditahan di Mabes Polri, Kasus Penyadapan HP Presiden Prabowo

Satu helikopter BNPB telah digunakan untuk operasi water bombing, sementara satu unit tambahan direncanakan didatangkan dari Banjarmasin. Pengambilan air untuk pemadaman juga disebut lebih efektif karena dapat dilakukan dari kawasan Ranu Pane.

Khofifah berharap kondisi angin segera lebih bersahabat sehingga operasi pemadaman melalui udara dapat berjalan maksimal. Hingga peninjauan dilakukan, masih terdapat tiga titik api yang menjadi fokus penanganan petugas gabungan untuk mencegah kebakaran meluas ke kawasan konservasi lainnya.

Kawasan TNBTS merupakan salah satu kawasan konservasi penting di Jawa Timur sekaligus destinasi wisata unggulan nasional.

Karena itu, pengendalian kebakaran menjadi penting bukan hanya untuk melindungi ekosistem, tetapi juga untuk memastikan keselamatan masyarakat dan keberlanjutan kawasan wisata Gunung Bromo. []

Baca Juga: Mantan Kapolri Listyo Sigit dan Dua Jenderal Polri Ditangkap Terkait Penyadapan Nomor Telepon Presiden

Mi’raj News Agency (MINA)

Rekomendasi untuk Anda

Indonesia
Indonesia
Indonesia
Indonesia
MINA Sport
Internasional
Info MINA
Indonesia