Al-Quds, MINA – Gerakan pejuang Hamas memperingatkan rencana kelompok Yahudi ekstremis yang akan melakukan pembobolan massal ke Masjid Al-Aqsa pada Kamis (23/7).
Aksi itu dilakukan untuk memperingati peristiwa yang mereka yakini sebagai penghancuran kuil. Palinfo melaporkan.
Hamas menyebut rencana tersebut sebagai pelanggaran terhadap kesucian Masjid Al-Aqsa dan provokasi bagi umat Islam di seluruh dunia.
Dalam pernyataan yang dirilis pada Rabu (22/7), Hamas mengatakan kelompok-kelompok Yahudi ekstremis terus berupaya mengubah identitas agama dan sejarah Kota Al-Quds, termasuk kawasan Masjid Al-Aqsa.
Baca Juga: Ben-Gvir Ikut Terlibat Pembongkaran Paksa Rumah Keluarga Palestina di Yerusalem Timur
Hamas juga mengecam aksi pencoretan simbol yang mereka sebut sebagai “Mesias” pada batu-batu di halaman timur Masjid Al-Aqsa.
Menurut Hamas, tindakan itu merupakan bentuk pelecehan terhadap tempat suci umat Islam.
“Upaya mengubah identitas agama dan sejarah Yerusalem, serta pencoretan simbol ‘Mesias’ di halaman timur Masjid Al-Aqsa, adalah tindakan yang tidak bisa dibiarkan. Hal itu hanya akan memicu kemarahan rakyat Palestina dan memperbesar perlawanan terhadap penjajahan Zionis Israel dan para pemukimnya,” kata Hamas.
Kelompon pejuang Palestina itu menegaskan bahwa Masjid Al-Aqsa akan tetap menjadi tempat suci umat Islam dan menolak segala upaya untuk mengubah status maupun identitasnya.
Baca Juga: Kementerian Gaza Serukan Perlindungan Terhadap Perempuan, Korban Tewas Capai 11.900
“Kami menegaskan bahwa Masjid Al-Aqsa akan tetap murni sebagai tempat ibadah umat Islam, tidak akan dibagi, dan tidak akan berhasil di-Yahudikan,” lanjut pernyataan Hamas.
Hamas juga mengajak warga Palestina di Kota Al-Quds dan wilayah Palestina yang diduduki sejak 1948 untuk lebih sering datang dan beribadah di Masjid Al-Aqsa.
Menurut mereka, kehadiran jamaah sangat penting untuk menjaga dan melindungi masjid suci itu dari berbagai upaya penodaan dan Yahudisasi.
Seruan tersebut disampaikan menjelang aksi tahunan kelompok Yahudi ekstremis yang kerap berusaha memasuki kompleks Masjid Al-Aqsa, sehingga berpotensi meningkatkan ketegangan di Kota Al-Quds. []
Baca Juga: Sekitar 145 Pemukim Ekstremis Israel Serbu Masjid Al-Aqsa
Mi’raj News Agency (MINA)
















Mina Indonesia
Mina Arabic