Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

75 Ribu Warga Gaza Syahid dalam Tiga Tahun Terakhir

Ali Farkhan Tsani Editor : Widi Kusnadi - 13 jam yang lalu

13 jam yang lalu

12 Views ㅤ

Direktur Yayasan Persahabatan dan Studi Persahabatan (YPSP), Dr. Ahed Abu Al-Atta, dalam orasi Pembukaan Bulan Solidaritas Palestina (BSP) 2026 di Lapangan Monas, Jakarta Pusat, Ahad, 1 November 2026. (Dok AWG)

Jakarta, MINA — Direktur Yayasan Persahabatan dan Studi Persahabatan (YPSP), Dr. Ahed Abu Al-Atta, menyampaikan orasi penuh haru, dan mengabarkan bahwa 75 ribu warga Gaza telah syahid dalam tiga tahun terakhir.

“75 ribu warga Gaza syahid akibat serangan zionis Israel dalam tiga tahun terakhir,” tegasnya.

Dr. Ahed mengatakan itu dalam orasi Pembukaan Bulan Solidaritas Palestina (BSP) 2026 di Lapangan Monas, Jakarta Pusat, Ahad (1/11).

Dalam orasinya, ia menyampaikan data pilu tentang kondisi Gaza serta pesan persaudaraan dari rakyat Palestina untuk Indonesia.

Baca Juga: MUI Apresiasi Pencopotan Kapolres Sukoharjo, Terkait Penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran

Ahed kemudian menggambarkan kondisi yang dialami rakyat Gaza. Selama tiga tahun terakhir, mereka hidup di tenda-tenda pengungsian, merasakan panas dan dingin tanpa perlindungan yang layak.

“Tiga tahun rakyat Gaza tinggal kepanasan dan kedinginan di tenda-tenda pengungsian,” tuturnya.

Untuk itu, dari kawasan Monas, dia menyampaikan pesan rakuat Indonesia untuk saudara-saudaranya di Gaza. Ia menegaskan bahwa rakyat Indonesia akan selalu bersama bangsa Palestina dalam pembebasan Masjid Al-Aqsa dan dalam meraih kemerdekaannya.

“Dari kawasan Monas ini kami mengajak seluruh peserta untuk tidak pernah berhenti mendukung Palestina. Rakyat Gaza masih kelaparan, kehausan, masih diserang, dan masih terus dicoba untuk dibinasakan,” ujarnya.

Baca Juga: Aktivis Ilustrasikan Gempa, Rasakan Getaran Bom di Palestina

Di akhir orasinya, Ahed menyampaikan keyakinan penuh bahwa kemenangan akan datang. Menurutnya, para penolong agama Allah akan mendapatkan pertolongan Allah.

“Kita haqqul yaqin kemenangan akan datang, Allahu Akbar!” teriaknya.

Ia juga mengapresiasi Aqsa Working Group (AWG) yang telah konsisten menyelenggarakan Bulan Solidaritas Palestina dari tahun ke tahun.

Orasi Ahed menjadi salah satu momen paling mengguncang dalam pembukaan BSP 2026, yang disampaikan oleh orang asli Palestina.

Baca Juga: Pimpinan Hidayatullah: Sampai Kapan Bela Palestina? Sampai Palestina Merdeka!

Dari Monas, pesan itu bergema, bukan hanya sebagai dukungan, tetapi sebagai ikrar bahwa rakyat Indonesia akan terus berdiri bersama Palestina hingga kemerdekaan itu tiba. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Wakil Ketua MUI Serukan “Bocelli No, Palestina Yes!” dan Bacakan Fatwa Dukungan Palestina

Rekomendasi untuk Anda