New York, MINA – Tren kenaikan harga minyak secara bertahap menuju level $100 per barel yang terlihat pekan ini diperkirakan akan terus berlanjut hingga akhir Agustus.
Pengumuman Trump mengenai ancaman ‘Economic D-Day’ terhadap Iran turut meningkatkan premi risiko geopolitik di pasar.
Adapun harga minyak mentah ICE Brent di level $94 per barel, harga LNG Asia di angka $24 per MMBtu, serta tarif angkutan kapal VLCC yang melonjak sangat tinggi. Data Oil Price US menyebutkan, Sabtu (22/8).
Trump mengubah konflik militer dengan Iran menjadi perang ekonomi, dengan ancaman akan menjatuhkan sanksi berat dan menimbulkan “konsekuensi luar biasa” bagi negara-negara yang berdagang dengan Iran.
Baca Juga: Wabah Pes Mengintai Rusia, WHO Ungkap Data Global
Langkah tersebut menempatkan China dan impor minyak Iran oleh negara tersebut, dalam sorotan tajam. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: EPAL Catat 68.000 Lebih Aksi Pro-Palestina di Eropa dalam Tiga Tahun
















Mina Indonesia
Mina Arabic