Jambi, MINA — Sebanyak 4.127 titik panas atau hotspot terdeteksi di Pulau Sumatra, Jumat (9/10). Sumatra Selatan menjadi wilayah dengan jumlah titik panas terbanyak, sementara Provinsi Jambi tercatat memiliki 224 titik di tengah ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), delapan titik panas terpantau di Provinsi Riau. Titik-titik tersebut memiliki tingkat kepercayaan sedang, yakni 30–79 persen.
Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Indah DN, menyebutkan titik panas di Riau tersebar di lima kabupaten. Kuantan Singingi, Pelalawan, dan Indragiri Hulu masing-masing mencatat dua titik, sedangkan Kampar dan Indragiri Hilir masing-masing satu titik.
Sementara itu, Sumatra Selatan mendominasi sebaran hotspot di Sumatra dengan 3.328 titik. Lampung berada di urutan berikutnya dengan 330 titik, disusul Kepulauan Bangka Belitung sebanyak 225 titik dan Jambi 224 titik.
Baca Juga: Harga Emas Hari Ini, Selasa 3 November 2026
Wilayah lainnya mencatat jumlah titik panas lebih rendah, yakni Sumatra Barat dan Bengkulu masing-masing lima titik, serta Sumatra Utara dua titik. Data tersebut menunjukkan sebaran hotspot masih terkonsentrasi di sejumlah provinsi, terutama Sumatra Selatan.
Di tengah kondisi tersebut, ancaman kabut asap menjadi perhatian karena dapat mengganggu aktivitas masyarakat dan berdampak terhadap kesehatan, khususnya sistem pernapasan.
BMKG mengingatkan warga Riau untuk mewaspadai paparan asap yang masih tebal.
Masyarakat diimbau menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan serta mengurangi kegiatan di luar rumah apabila kabut asap semakin pekat.
Baca Juga: Cuaca Jakarta Hari Ini Berawan, Sejumlah Wilayah Berpotensi Hujan Ringan
Warga juga perlu memantau perkembangan kualitas udara dan segera mencari pertolongan medis apabila mengalami sesak napas atau gangguan kesehatan lainnya. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Cuaca Sumatra Hari Ini, Waspadai Hujan Petir dan Angin Kencang
















Mina Indonesia
Mina Arabic