Imaam Yakhsyallah: Tiga Modal Utama Hadapi Masa yang Sangat Sulit

Cileungsi, Bogor, MINA – Imaamul Muslimin Yakhsyallah Mansur mengatakan, untuk mengahadapi masa sulit di era mendatang dengan shalat tahajud, baca Al-Quran secara tartil dan meningkatkan insensitas kerja di siang hari.

Hal itu dikatakan dihadapan staf Maktab Aam di gedung Muhyiddin Hamidy, Selasa (18/8), Cileungsi, Kabupaten Bogor.

“Alhamdulillah surah Al-Muzzamil mengajarkan kepada kita untuk menghadapi era yang sangat berat yaitu, dengan tiga poin tersebut,” terang Yakhsyallah.

Untuk menghadapi era yang sangat berat pertama, dengan melaksanakan shalat tahajud. Oleh karena itu ia mengharapkan agar kita mewajibkan diri kita agar termotivasi untuk salat tahajud.

“Allah menyampaikan secara teknis waktunya, separuh malam, atau kurang sedikit, akan tetapi poin terpenting bisa melaksanakan salat tahajud. Terpenting jangan melaksanakan sebelum separoh malam,” katanya.

Insya Allah, lanjut Imaam, dengan shalat malam seberat apapun masalah yang kita hadapi bisa kita lewati.

Selanjutnya, membaca Al-Quran dengan tartil maka muncul program One Day Juz (satu hari per-juz) ini sangat baik, karena untuk memaksakan diri selalu membaca Al-Quran.

“Ini termasuk upaya untuk mengahadapi masa-masa yang sangat sulit kedepan,” tegas Imaam.

Kemudian yang terakhir adalah dengan meningkatkan intensitas kerja di siang hari.

“Insya Allah dengan shalat tahajud, baca Al-Quran dan meningkatkan intensitas kerja di siang hari maka kita bisa mengahadapi masalah seberat apapun,” pungkasnya. (L/R8/B04)

Mi’raj News Agency (MINA)