Jenin, MINA – Israel mulai membongkar 26 bangunan milik warga Palestina di kawasan utara Tepi Barat, dekat Jenin, dalam langkah yang dikaitkan dengan rencana menghidupkan kembali permukiman Israel di wilayah tersebut.
Langkah itu mendapat sorotan karena berlangsung di tengah percepatan ekspansi permukiman Israel di Tepi Barat yang diduduki. Anadolu melaorkan.
Menteri Keuangan Israel Bezalel Smotrich pada Rabu (12/8) menyatakan pembongkaran tersebut merupakan bagian dari upaya untuk membuka jalan bagi pembangunan kembali permukiman yang pernah dievakuasi Israel.
Pernyataan itu disampaikan ketika pemerintah Israel terus mendorong perluasan permukiman di wilayah Tepi Barat.
Baca Juga: Kementerian Gaza Serukan Perlindungan Terhadap Perempuan, Korban Tewas Capai 11.900
Bangunan-bangunan yang dibongkar berada di wilayah dekat Jenin, Tepi Barat bagian utara. Langkah tersebut menjadi bagian dari kebijakan yang lebih luas di bawah pemerintahan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu untuk memperkuat kehadiran permukiman Israel di wilayah Palestina yang diduduki.
Dalam beberapa pekan terakhir, Smotrich juga mengumumkan rencana pembangunan 763 unit permukiman baru di permukiman Eli, selatan Nablus. Proyek tersebut diperkirakan akan meningkatkan kapasitas permukiman itu secara signifikan dan memungkinkan ribuan warga Israel tambahan tinggal di kawasan tersebut.
Perluasan permukiman Israel di Tepi Barat mendapat kecaman luas karena komunitas internasional pada umumnya menganggap permukiman Israel di wilayah Palestina yang diduduki bertentangan dengan hukum internasional.
Laporan Uni Eropa sebelumnya mencatat peningkatan tajam pembangunan dan perencanaan permukiman Israel di Tepi Barat, yang dinilai semakin mengancam kemungkinan terbentuknya negara Palestina yang berkelanjutan.
Baca Juga: Sekitar 145 Pemukim Ekstremis Israel Serbu Masjid Al-Aqsa
Pembongkaran 26 bangunan tersebut kembali menempatkan isu permukiman sebagai salah satu sumber utama ketegangan di Tepi Barat.
Di tengah meningkatnya kekerasan dan penggusuran terhadap warga Palestina, kebijakan perluasan permukiman dikhawatirkan semakin mempersempit ruang hidup masyarakat Palestina sekaligus memperburuk situasi keamanan di kawasan. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Serangan Terbaru Israel Tewaskan Seorang Warga Gaza, Sejumlah Lainnya Terluka
















Mina Indonesia
Mina Arabic