Yerusalem, MINA — Komite Pemilu Pusat Israel melarang anggota Knesset Ofer Cassif maju dalam pemilu parlemen mendatang karena sikapnya yang menentang kebijakan pemerintah Zionis Israel terhadap Palestina, termasuk agresi militer di Gaza.
Keputusan tersebut dibuat pada Rabu (23/9) setelah partai Likud yang dipimpin Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengajukan permohonan untuk mendiskualifikasi Cassif.
Channel 13 Israel melaporkan, Komite Pemilu Pusat sedang membahas sejumlah permintaan untuk melarang beberapa partai dan kandidat mengikuti pemilu Knesset.
Keputusan terhadap Cassif selanjutnya akan dibawa ke Mahkamah Agung Israel untuk mendapatkan keputusan akhir.
Baca Juga: Serangan Zionis Israel di Gaza Tewaskan Lima Warga Palestina
Cassif dikenal sebagai anggota parlemen yang menentang kebijakan pemerintah Netanyahu, terutama terkait agresi militer Zionis Israel di Jalur Gaza yang berlangsung sejak 2023.
Cassif mengecam keputusan tersebut. Ia mengatakan langkah itu bukan hanya bertujuan menghilangkan suara Arab, tetapi juga membungkam pihak yang menentang kebijakan pemerintah.
“Komite ini tidak hanya ingin menyingkirkan suara Arab, tetapi juga membungkam dan mengeluarkan dari Knesset setiap suara yang menawarkan alternatif terhadap retorika perang dan balas dendam,” kata Cassif.
Ia menegaskan bahwa menentang kebijakan pemerintah tidak berarti mendukung musuh.
Baca Juga: Puluhan Pemukim Yahudi Israel Serbu Masjid Al-Aqsa di Bawah Pengawalan Polisi
“Menolak kejahatan yang dilakukan atas nama negara tidak bertentangan dengan kepentingan negara dan tidak memperkuat musuh,” ujarnya.
Pemilu Zionis Israel mendatang akan berlangsung di tengah kondisi politik yang terpecah. Netanyahu telah memimpin pemerintahan sejak Desember 2022.
Netanyahu juga menghadapi dakwaan korupsi di Israel.
Selain itu, Mahkamah Pidana Internasional (ICC) telah menerbitkan surat perintah penangkapan terhadapnya terkait dugaan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Jalur Gaza. []
Baca Juga: Israel Gunakan Kekerasan Pemukim untuk Usir Warga Palestina dari Tepi Barat
Mi’raj News Agency (MINA)
















Mina Indonesia
Mina Arabic