SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Somerville Pertimbangkan Boikot terhadap Perusahan yang Terlibat Genosida Israel di Gaza

sri astuti Editor : Rudi Hendrik - Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:19 WIB

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:19 WIB

22 Views ㅤ

(Ilsutrasi ) Aksi seruan Boycott Divest Sanction (BDS) terhadap Israel. (Foto: BDS Movment)

Somerville, MINA – somerville/">Dewan Kota Somerville, Massachusetts, tengah mempertimbangkan peraturan daerah yang akan melarang kota tersebut memberikan kontrak kepada perusahaan-perusahaan yang dituduh terlibat dalam pelanggaran hukum internasional oleh Israel.

Langkah ini diambil di tengah meningkatnya tekanan untuk memutus hubungan keuangan dengan perusahaan-perusahaan yang terkait dengan genosida yang dilakukan Israel di Gaza, demikian dikutip dari The New Arab, Jumat (16/10).

Usulan ini menyusul pemungutan suara pada November 2025, yang didukung oleh 55,7% pemilih, yang mendesak pemerintah kota untuk mengakhiri kerja sama bisnis yang ada saat ini, serta melarang kontrak dan investasi di masa depan dengan perusahaan-perusahaan yang terkait dengan “apartheid, genosida, dan pendudukan ilegal Palestina” oleh Israel.

Menurut laporan setempat, Dewan Kota telah menunda pengambilan keputusan untuk mengevaluasi cakupan serta dampak keuangan dari peraturan tersebut, dengan pemungutan suara dijadwalkan pada 27 Oktober.

Baca Juga: Trump Sebut Paris Segera Jadi Kota Muslim, Desak Macron Tutup Perbatasan

Setelah diskusi lanjutan pada Selasa yang dipimpin oleh Komite Urusan Legislatif Somerville, para anggota dewan menyatakan perlunya waktu lebih untuk menilai perusahaan mana saja yang akan terdampak, serta implikasi keuangan yang mungkin timbul bagi kota tersebut.

Jika disahkan, Somerville akan bergabung dengan sejumlah kota di Amerika Serikat yang telah menerapkan langkah divestasi sejalan dengan gerakan Boikot, Divestasi, dan Sanksi (BDS), yang bertujuan meminta pertanggungjawaban Israel atas pelanggaran hak-hak rakyat Palestina melalui tekanan ekonomi.

Somerville for Palestine (S4P), sebuah organisasi lokal yang memelopori inisiatif pemungutan suara dan usulan peraturan daerah tersebut, terus mendesak dewan kota untuk menerapkan langkah ini.

Kelompok ini mendukung gerakan BDS, yang sejak lama menyerukan boikot dan divestasi dari perusahaan-perusahaan yang dianggap terlibat dalam apartheid Israel dan genosida di Gaza.

Baca Juga: Macron Kecam Kerusuhan Demo Biaya Hidup di Prancis, Hampir 2.400 Orang Ditangkap

Inisiatif pemungutan suara dan usulan peraturan daerah ini telah mendapatkan dukungan dari beberapa anggota somerville/">dewan kota Somerville, termasuk Ben Ewen-Campen, Ben Wheeler, Wilfred N. Mbah, dan Jon Link.

Jewish Voice for Peace Boston juga telah menyatakan dukungannya terhadap langkah-langkah tersebut, yang menunjukkan organisasi-organisasi Yahudi termasuk di antara pihak-pihak yang mendukung upaya untuk meminta pertanggungjawaban Israel melalui divestasi.

Kampanye ini muncul di tengah meningkatnya seruan kepada dewan-dewan kota di seluruh Amerika Serikat, Amerika Utara, dan dunia Barat pada umumnya untuk mengakui genosida di Gaza serta memutus hubungan keuangan dengan perusahaan-perusahaan yang dituduh memfasilitasi pelanggaran hukum internasional. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Wapres AS Akui Kesalahan dalam Perang Iran

Rekomendasi untuk Anda