Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Israel Rayakan Kegagalan Perundingan AS-Iran dengan Gempur Lebanon

Widi Kusnadi Editor : Ali Farkhan Tsani - 54 detik yang lalu

54 detik yang lalu

0 Views

Bangunan di Beirut, Lebanon, hancur oleh serangan udara Israel. (Foto: Al Manar)

Beirut, MINA – Israel terus melancarkan serangan militer ke wilayah Lebanon di tengah kegagalan perundingan antara Amerika Serikat dan Iran, yang memicu dugaan bahwa eskalasi tersebut menjadi bagian dari kegembiraan Israel atas mandeknya upaya diplomasi di kawasan.

Serangan udara dilaporkan menyasar sejumlah wilayah di Lebanon selatan hingga pinggiran Beirut, termasuk area yang diklaim sebagai basis kelompok Hezbollah.

Intensitas serangan meningkat dalam beberapa hari terakhir, beriringan dengan berakhirnya perundingan AS-Iran tanpa kesepakatan. Al-Mayadeen melaporkan, Selasa (14/4).

Berlanjutnya serangan militer Israel menunjukkan bahwa konflik di Lebanon tidak terpengaruh langsung oleh proses negosiasi antara Washington dan Teheran. Bahkan,

Baca Juga: PBB: Tidak Ada Solusi Militer untuk Konflik Timur Tengah

Israel disebut memberi sinyal akan melanjutkan tekanan militer setelah jalur diplomasi mengalami kebuntuan.

Di sisi lain, pemerintah Lebanon bersama sejumlah pihak internasional sebelumnya telah meminta Israel untuk menghentikan serangan guna memberi ruang bagi proses perundingan.

Namun, serangan tetap berlangsung, bahkan memicu balasan dari pihak Hizbullah di beberapa titik perbatasan.

Situasi ini memperburuk kondisi kemanusiaan di Lebanon, di mana serangan berulang menyebabkan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur sipil.

Baca Juga: Ketua Parlemen Iran Dukung Paus Leo di Tengah Serangan Kritik Trump

Sejumlah laporan juga menyebut adanya korban dari kalangan tenaga medis dan relawan kemanusiaan akibat serangan tersebut.

Kegagalan perundingan AS-Iran berpotensi memperluas konflik di kawasan, terutama jika aksi militer terus meningkat tanpa adanya upaya gencatan senjata yang komprehensif.  []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Lobi Pro-Israel J Street Serukan Penghentian Bantuan Militer AS ke Israel

Rekomendasi untuk Anda