Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jokowi Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila

sri astuti - Kamis, 1 Oktober 2020 - 13:24 WIB

Kamis, 1 Oktober 2020 - 13:24 WIB

10 Views

Jakarta, MINA – Presiden RI Joko Widodo pada Kamis (1/10) memimpin upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang digelar di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur.

Upacara dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan guna pencegahan COVID-19. Seluruh pejabat yang hadir dan anggota yang bertugas memakai masker serta menjaga jarak.

Upacara dihadiri oleh Wakil Presiden Ma’ruf Amin, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, dan Kapolri Idham Azis.

Selain itu, upacara juga diikuti secara virtual oleh para menteri, pimpinan lembaga negara/instansi pusat beserta pimpinan tinggi madya atau sederajat. Turut hadir secara virtual kepala daerah/forum koordinasi pimpinan daerah (Forkompimda), serta kepala lembaga yang ada di daerah.

Baca Juga: Harga Emas Hari Ini, Selasa 14 April 2026

Upacara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan dilanjutkan laporan Komandan Upacara Kolonel Kal Eri Ahmad Harahap kepada Inspektur Upacara Joko Widodo. Selanjutnya, Jokowi memimpin peserta mengheningkan cipta untuk mengenang jasa para Pahlawan Republik Indonesia yang telah gugur.

Ketua MPR Bambang Soesatyo membacakan naskah Pancasila. Sementara Naskah Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dibacakan oleh Ketua DPD La Nyala Mattalitti.

Ketua DPR RI Puan Maharani membacakan dan menandatangani naskah Ikrar.

Terakhir, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy membacakan doa yang menjadi penutup rangkaian acara.

Baca Juga: Kualitas Udara Jakarta Tidak Sehat, Warga Rentan Diimbau Gunakan Masker

Hari Kesaktian Pancasila diperingati untuk mengingatkan bangsa pada pemberontakan G30S/Partai Komunis Indonesia tahun 1965 yang ingin menguasai Indonesia. (R/R7/P1)

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Jakarta Cerah Berawan Selasa Ini, Berpotensi Hujan Ringan di Sore Hari

Rekomendasi untuk Anda