Jurnalis Filantropi Indonesia Salurkan Paket Sembako

Bekasi, MINA – Jurnalis Filantropi Indonesia (Jufi) menyalurkan bantuan paket sembako kepada marbot masjid, guru ngaji, yatim piatu, kaum dhuafa dan pekerja informal yang tersebar diwilayah Bekasi, Depok, Jakarta, dan Tangerang.

“Program bantuan paket sembako ini merupakan rangkaian kegiatan bulan suci Ramadhan Bahagia 2021, ada sekitar 125 paket lebaran senilai Rp200.000 per paket,” kata Wiyanto, Ketua Panitia Ramadhan Bahagia juga Anggota Jufi, di Jakarta, Ahad (2/5).

Ia mengatakan, adapun isi paket berupa beras, minyak, gula, kopi, teh celup, kurma, sirup, sarden, sari kelapa, dan susu. Selain Jurnalis Filantropi Indonesia memberikan 200 paket buka puasa yang berupa nasi, ayam goreng, teh kemasan kotak dan vitamin C. Paket takjil diberikan kepada pengguna jalan di sejumlah titik Bekasi, Jakarta, dan Depok.

Program Ramadhan Bahagia terlaksana atas kerjasama Jurnalis Filantropi Indonesia (Jufi) dengan Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI), YBM PLN, Amanah Astra, Bank Muamalat, BCA Syariah, Yayasan Hasanah Titik dan SMP Pesantren Cendekia Amanah.

“Program Ramadhan Bahagia merupakan komitmen kami membantu sesama khusus di bulan Ramadhan,” kata Wiyanto.

Wiyanto mengatakan, membantu kalangan mustadh’afin merupakan kebahagian tersendiri. Tak lupa ia menyampaikan terima kasiih kepada para sponsor dan donatur.

“Kami mengucapkan terimakasih sehingga program Ramadhan Bahagia dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.

Sementara terpancar di wajah Nurdiansyah (39), ayah dari lima anak ketika terima bantuan paket pangan sembako dari Jurnalis Filantropi Indonesia (Jufi). Laki-laki berstatus guru ngaji di Sukatenang, Sukawangi, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat ini tidak cukup sekali mengucapkan rasa syukur dan terima kasih.

Alhamdulillah, saya berterima kasih telah diberi bantuan. Saya kaget ketika tiba-tiba didatangi teman-teman Jurnalis Filantropi dan diberi bantuan,” kata Nurdiansyah.

Ia mengungkapkan, paket pangan sembako ini sangat membantu di tengah masa pandemi yang belum mereda. Selama ini, Nurdiansyah tinggal di sebuah bangunan tua beserta istri mengajarkan Quran kepada anak-anak kampung.

Namun, lebih dari setahun belakangan ini pengajian dihentikan akibat pandemi. Saat ini Nurdiansyah tak memiliki mata pencaharian tetap.

“Untuk sehari-hari kami makan dari hasil menanam di lahan ,” jelas Nurdiansyah.

Paket pangan Lebaran juga diberikan kepada Gibral Hakim (30), berprofesi ojek daring. Ia mengaku senang menerima bantuan dari Jufi. “Terima kasih bantuannya. Ngojek lagi sepi gini, Alhamdulillah dapat bantuan,” kata Gibral yang biasa menarik penumpang di wilayah Bekasi. (R/R4/P2)

Mi’raj News Agency (MINA)