Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kalah dari Jepang, Langkah Garuda Muda ke Piala Dunia U-17 Terhenti

Widi Kusnadi Editor : Ali Farkhan Tsani - Rabu, 13 Mei 2026 - 09:39 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:39 WIB

28 Views ㅤ

Timnas u-17 (foto: PSSI)

Jeddah, MINA – Timnas Indonesia U-17 dipastikan gagal melaju ke putaran final Piala Dunia U-17 2027 setelah kalah 1-3 dari Jepang pada laga terakhir Grup B Piala Asia U-17 2026 di King Abdullah Sports City Training Ground, Jeddah, Arab Saudi, Selasa (12/5).

Hasil tersebut membuat Garuda Muda finis di posisi terbawah klasemen grup dan gagal mengamankan tiket ke babak berikutnya.

Jepang tampil dominan sejak awal pertandingan dan membuka keunggulan pada babak pertama melalui serangan cepat yang sulit diantisipasi lini pertahanan Indonesia.

Meski sempat memberikan perlawanan dan mencetak satu gol balasan, skuad asuhan Kurniawan Dwi Yulianto akhirnya harus mengakui keunggulan tim muda Samurai Biru yang tampil lebih efektif dalam memanfaatkan peluang.

Baca Juga: Pink Spiders vs Red Sparks: 3-0, Set Kedua Menegangkan

Kekalahan tersebut membuat Indonesia hanya mengumpulkan tiga poin dari tiga pertandingan di fase grup. Pada laga lain, China berhasil mengalahkan Qatar sehingga mendampingi Jepang lolos ke perempat final sekaligus meraih tiket Piala Dunia U-17.

Jepang keluar sebagai juara Grup B dengan poin sempurna, sementara Indonesia harus puas menjadi juru kunci klasemen akhir.

Pelatih Timnas U-17 Kurniawan Dwi Yulianto menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Indonesia atas kegagalan tersebut. Ia menilai para pemain sudah berjuang maksimal, namun masih perlu meningkatkan konsistensi permainan dan mental bertanding menghadapi tim-tim kuat Asia.

Kurniawan juga menegaskan evaluasi menyeluruh akan dilakukan untuk mempersiapkan generasi muda Indonesia di turnamen berikutnya.

Baca Juga: Melbourne Victory vs Persib : 1-2, Maung Bandung Lolos ke Babak Gugur

Meski gagal lolos, sejumlah pemain muda Indonesia dinilai menunjukkan potensi besar sepanjang turnamen. Beberapa nama seperti Mathew Ryan Baker mendapat perhatian karena tampil cukup solid di lini belakang.

Pengamat sepak bola nasional menilai pembinaan usia muda Indonesia masih berada di jalur positif, meski membutuhkan peningkatan kualitas kompetisi dan pengalaman internasional agar mampu bersaing di level Asia.

Kegagalan ini sekaligus mengakhiri harapan Indonesia untuk tampil pada Piala Dunia U-17 edisi mendatang melalui jalur kualifikasi Asia.

PSSI diperkirakan akan segera melakukan evaluasi terhadap program pembinaan usia muda, termasuk persiapan menuju turnamen regional dan internasional lainnya. Sejumlah pihak berharap kekalahan ini menjadi pelajaran penting untuk membangun tim muda Indonesia yang lebih kompetitif di masa depan. []

Baca Juga: Melbourne Victory vs Persib Bandung: Babak Pertama 0-0

Mi’raj News Agency (MINA)

Rekomendasi untuk Anda