KBRI Khartoum Jemput Zakat Di Tengah Pandemi

Khartoum, MINA – Dalam rangka memfasilitasi pembayaran zakat, infaq, dan shadaqah (ZIS) WNI di Sudan, Panitia Zakat Fitrah 1441 H KBRI Khartoum yang terdiri dari unsur KBRI Khartoum, Paguyuban Pekerja Migran Indonesia (P2MI), dan Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Sudan telah melakukan program jemput zakat ke rumah-rumah Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Sudan.

Program tersebut untuk mengimplementasikan  Surat Edaran Menteri Agama RI Nomor 6 tahun 2020, tentang Ibadah Ramadhan dan Idul Fitri 1 Syawal 1441 H di tengah Pandemi Covid-19. Demikian keterangan KBRI Khartoum, Jumat (15/4).

Dalam melakukan program tersebut, Panitia Zakat Fitrah KBRI Khartoum berupaya untuk terus melakukan social distancing dan meminimalisir kontak fisik langsung serta menghindari terjadinya kerumuman saat pengumpulan zakat dari WNI di Sudan.

Sebelumnya, Panitia telah mensosialisasikan surat edaran zakat dan Bayan Zakat kepada WNI di Sudan sebagai acuan untuk pembayaran ZIS, sehingga WNI di Sudan dapat secara mandiri mengetahui dan menghitung besaran ZIS yang harus dibayarkan dan disalurkan melalui Panitia Zakat KBRI Khartoum.

WNI di Sudan merasa sangat terbantu dengan program jemput zakat yang dilakukan oleh Panitia Zakat KBRI Khartoum, terlebih di tengah kondisi ibukota Khartoum yang masih menerapkan status lockdown akibat terus bertambahnya korban COVID-19.

Selain itu, banyak dari WNI di Sudan yang secara langsung maupun melalui media sosial menyatakan rasa kenyamanan dan keamanan atas pelayanan maksimal yang diberikan oleh KBRI Khartoum dalam memfasilitasi pembayaran ZIS WNI di Sudan.

Panitia Zakat Fitrah KBRI Khartoum juga telah melakukan identifikasi dan survei lapangan untuk menentukan pembagian ZIS sehingga dapat didistribusikan secara cepat dan tepat sasaran

Hingga Jum’at Siang (15/5), Kementerian Kesehatan Sudan mengumumkan data terkini Covid-19, Kasus Baru 146 Orang Positif COVID-19, sedangkan   205 orang dinyatakan sembuh, 91 lainnya wafat, sementara yang dinyatakan positif  Total Secara Nasional 1964 Orang.(L/B02/P1)

Mi’raj News Agency (MINA)