Kelompok Ekstrimis Israel Serang Pria Tua Palestina

Al-Khalil, MINA – Pasukan pendudukan Israel pada Kamis (10/1), menangkap seorang pria tua Palestina setelah dipukuli secara agresif oleh pemukim ekstrimis  Israel.

Koordinator Komite Anti-Pemukiman Lokal, Rateb Al-Jabour, mengatakan, tentara Israel menangkap Ziyad Mukhamreh yang berusia 66 tahun di kota Yatta al-Khalil, Tepi Barat yang diduduki, demikian PIC melaporkan yang dikutip Mi’raj News Agency (MINA), Jumat (11/1).

Penangkapan itu dilakukan tak lama setelah pria itu diserang oleh sekelompok ekstrimis Israel yang tinggal di pos-pos pemukiman ilegal yang dibangun di tanah Palestina, di Yatta.

Sebelumnya, pasukan pendudukan Israel pada Kamis dini hari menculik setidaknya 20 warga Palestina dari rumah mereka di berbagai daerah Tepi Barat.

Pasukan Israel menculik empat warga Palestina dari rumah mereka di kota Kafr Qaddum dan Azzun, Distrik Qalqilya. Sebanyak dua remaja juga diculik dari rumah mereka di kota Kafr Ni’ma, sebelah barat Ramallah.

Bentrokan dilaporkan terjadi antara pemuda Palestina dan tentara Israel di kota Jenin dan kamp pengungsiannya, di utara Tepi Barat. Seorang pemuda mengalami cedera peluru karet dan banyak lainnya menderita akibat terkena gas air mata.

Sumber-sumber lokal di kamp pengungsi Jenin mengatakan kepada seorang wartawan untuk Pusat Informasi Palestina (PIC), tentara Israel menyerbu dan menggeledah rumah Syaikh Bassam al-Saadi dan menangkap putranya, Yahya.

Pasukan Israel juga menerobos masuk ke rumah Nidal Zaydan di kota Jenin, menginterogasi ayahnya selama berjam-jam sebelum menculik mantan dari suatu daerah di kota.

Warga negara muda lainnya yang bernama Munadel Nufay’at ditangkap sebagai tahanan selama penggerebekan di rumahnya di kota Ya’bad, selatan Jenin.

Empat warga lainnya diculik dari rumah mereka di  Al-Khalil dan sejumlah uang disita selama operasi militer Israel di kota al-Khalil.(T/iss/B01/R01)

 

Mi’raj News Agency (MINA)