
Komandan Koalisi pimpinan Amerika Serikat Mayjen Robert White. (Foto: dok. Nahar Net)
Baghdad, MINA – Koalisi internasional pimpinan Amerika Serikat (AS) yang memerangi kelompok Islamic State (ISIS) mendesak Baghdad dan Kurdi Irak “menghindari tindakan eskalasi”, setelah pasukan Irak melancarkan operasi di provinsi Kirkuk dan menguasai daerah itu tanpa pertempuran.
“Kami terus melakukan dialog antara pihak berwenang Irak dan Kurdi. Semua pihak harus tetap fokus pada musuh bersama kita, ISIS, di Irak,” kata komandan koalisi Mayor Jenderal Robert White dalam sebuah pernyataan Senin (16/10) di Baghdad. Demikian Nahar Net memberitakan yang dikutip MINA.
Irak dan Peshmerga Kurdi adalah dua sekutu utama AS dalam memerangi ISIS di Irak.
Baca Juga: Produksi Drone Serang Iran Melonjak 10 Kali Lipat Sejak Perang Juni 2025
Seruan koaliasi itu dikeluarkan setelah pasukan Irak merebut tanpa perlawan dari pasukan Kurdi, setelah sempat terjadi pertempuran kecil di sekitar luar kota.
Pejabat Kurdi mengatakan, sedikitnya 10 pejuang Kurdi tewas dan 27 lainnya terluka dalam pertempuran Ahad malam.
Operasi baru pasukan Irak bertujuan merebut kembali lokasi minyak dan militer di Kirkuk yang diambil pasukan Kurdi selama melawan ISIS pada 2014.
Ketegangan pemerintah pusat di Baghdad dengan pemerintah Daerah Kurdistan di Erbil, memanas setelah rakyat Kurdi melaksanakan referendum untuk merdeka dari Irak.
Baca Juga: Trump: Para Pemimpin Israel dan Lebanon akan Bertemu Hari Ini
Koalisi mengatakan, pihaknya akan memantau pergerakan kendaraan militer dan personel di sekitar Kirkuk. (T/RI-1/P1)
Mi’raj News Agency (MINA)
















Mina Indonesia
Mina Arabic