Pontianak, MINA – Tim Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) terus mengintensifkan pencarian helikopter PK-CFX yang hilang kontak di wilayah Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, dengan melibatkan berbagai unsur dan dukungan udara.
Kepala Kantor SAR Pontianak I Made Junetra mengatakan pihaknya menerima laporan hilangnya kontak helikopter tersebut dari AirNav, Kamis (16/4) dan langsung merespons dengan mengerahkan tim SAR gabungan ke lokasi.
Helikopter milik PT Matthew Air itu diketahui membawa delapan orang yang terdiri dari dua kru dan enam penumpang dalam penerbangan dari Melawi menuju Kubu Raya.
Berdasarkan data penerbangan, helikopter lepas landas pada pukul 08.34 WIB, namun komunikasi terputus sekitar lima menit kemudian di wilayah Desa Tapang Tingang, Kecamatan Nanga Taman.
Baca Juga: Ratusan Sekolah di Aceh Utara Belum Diperbaiki Lima Bulan Pascabanjir
Tim SAR dari Pos Sintang menjadi yang pertama diberangkatkan ke lokasi, kemudian disusul tim tambahan dari Kantor SAR Pontianak yang membawa perlengkapan evakuasi, medis, komunikasi, dan navigasi.
Untuk memperluas jangkauan pencarian, Basarnas juga mengerahkan helikopter Super Puma guna melakukan pemantauan udara di area yang sulit dijangkau melalui jalur darat.
Operasi pencarian melibatkan berbagai pihak, termasuk Basarnas, AirNav, kepolisian, BPBD, pemerintah daerah, serta masyarakat setempat, dan hingga kini upaya pencarian masih terus dilakukan. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Pemprov Jambi Siapkan Langkah Antisipasi Karhutla















Mina Indonesia
Mina Arabic