Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, Warga Diminta Waspada Dampak Kesehatan

Mujiburrahman Editor : Ali Farkhan Tsani - Kamis, 2 April 2026 - 07:22 WIB

Kamis, 2 April 2026 - 07:22 WIB

68 Views ㅤ

udara jakarta hari ini, kualitas udara jakarta, polusi udara jakarta, aqi jakarta, udara tidak sehat jakarta, indeks kualitas udara jakarta, pencemaran udara jakarta, jakarta polusi tinggi, udara buruk di jakarta, kesehatan kelompok rentan jakarta (Dok : DLH Jakarta)

Jakarta, MINA – Kondisi kualitas udara di Jakarta pada Kamis (2/4) masih berada pada level buruk dan berstatus tidak sehat, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lanjut usia (lansia), serta penderita penyakit pernapasan.

Berdasarkan data Indeks Kualitas Udara atau Air Quality Index (AQI) versi Amerika Serikat (US), Jakarta mencatat angka 156 AQI⁺ yang masuk dalam kategori Unhealthy atau tidak sehat. Angka tersebut menunjukkan bahwa kualitas udara berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan apabila masyarakat terpapar dalam jangka waktu lama.

Pemerintah bersama pihak terkait mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dengan tetap menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah, serta membatasi aktivitas di tempat keramaian guna mengurangi risiko paparan polusi udara.

Selain itu, masyarakat juga dianjurkan untuk memperbanyak konsumsi air putih, menjaga sirkulasi udara di dalam ruangan, serta menunda aktivitas fisik berat di luar ruangan, terutama pada kondisi kualitas udara yang memburuk.

Baca Juga: Menko Yusril: Kasus Penyadapan Presiden Belum Mengarah ke Makar

Data pemantauan kualitas udara dari IQAir menunjukkan bahwa Jakarta kerap berada dalam kategori tidak sehat dengan angka AQI US berkisar antara 150 hingga di atas 170. Kondisi ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti emisi kendaraan bermotor, aktivitas industri, serta kondisi cuaca yang memperburuk penyebaran polutan di udara.

Para ahli mengingatkan bahwa paparan polusi udara secara terus-menerus dapat berdampak serius terhadap kesehatan, terutama bagi kelompok rentan. Oleh karena itu, penggunaan masker seperti N95 atau masker medis saat berada di luar ruangan menjadi langkah penting untuk mengurangi paparan partikel halus berbahaya.

Di dalam ruangan, masyarakat disarankan menutup jendela serta menggunakan alat penjernih udara (air purifier) guna menjaga kualitas udara tetap bersih. Sementara itu, aktivitas luar ruangan yang berat sebaiknya dikurangi, khususnya bagi lansia, anak-anak, dan penderita gangguan pernapasan. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Listyo Sigit Ditahan di Mabes Polri, Kasus Penyadapan HP Presiden Prabowo

Rekomendasi untuk Anda