Laporan: 337 Kejahatan Israel terhadap Jurnalis Selama Konflik 11 Hari di Gaza

Gaza, MINA – Sindikat Jurnalis Palestina mendokumentasikan 337 kejahatan dan serangan oleh Israel terhadap jurnalis dan kebebasan media di wilayah Palestina yang diduduki selama beberapa pekan terakhir ketegangan dan 11 hari terakhir agresi Israel di Jalur Gaza yang diblokade.

Kelompok jurnalis tersebut menekankan, pelanggaran Israel itu sebagai kejahatan perang, Wafa melaporkan, Rabu (9/6).

Sindikat jurnalis memantau dan mendokumentasikan 337 pelanggaran terhadap jurnalis, 110 di antaranya terjadi di Gaza dan 227 di Tepi Barat.

“Dua kali lipat jumlah yang terlihat sejak awal tahun ini hingga pekan pertama Mei,” kata kelompok tersebut dalam sebuah pernyataan.

Tiga wartawan juga dilaporkan meninggal selama 11 hari agresi Israel di Gaza, 41 kantor dan lembaga media hancur total serta 32 hancur sebagian, sementara 27 rumah wartawan menjadi sasaran rudal Israel.

Di Tepi Barat, 227 pelanggaran terhadap jurnalis didokumentasikan, seperti penahanan jurnalis, pencegahan liputan media dan penargetan jurnalis yang disengaja.

“31 wartawan ditembak dan terluka, 32 pingsan lemas karena gas air mata dan lainnya terluka setelah sengaja menjadi sasaran dengan granat kejut,” tambah kelompok itu.

Sindikat tersebut mendokumentasikan 12 penangkapan, 15 kasus penyitaan dan perusakan peralatan, selain pelarangan akses wartawan ke Yerusalem. (T/RE1/P1)

Mi’raj News Agency (MINA)