Laporan: Tiga Delegasi Irak Kunjungi Israel Pertama Kali

Al-Quds, MINA – Tiga delegasi pemimpin lokal dari Irak dilaporkan berkunjung ke Israel untuk pertama kalinya dalam beberapa bulan terakhir.

Media Israel Hadashot TV melaporkan pada Ahad (6/1) malam melaporkan, delegasi yang berjumlah 15 orang itu mengadakan pertemuan dengan akademisi Israel, mengunjungi monumen peringatan  Yad Vashem Holocaust, dan bertemu dengan pejabat pemerintah Israel, demikian Times of Israel melaporkan.

Irak pernah berperang dengan Israel dan merupakan pendukung kuat boikot Liga Arab terhadap Israel. Paspornya tidak berlaku untuk bepergian ke Israel.

TV itu mengatakan, kelompok delegasi melakukan perjalanan yang secara tegas menyatakan sebagai kunjungan tidak resmi, dan kunjungan sangat rahasia untuk menghindari permusuhan negara tetangga Iran.

Laporan juga menegaskan bahwa para pejabat itu bukan dari Kurdistan Irak, tetapi dari pemerintahan Baghdad. Tiga delegasi itu terdiri dari tokoh Sunni dan Syiah berpengaruh.

Namun disebutkan pula bahwa perjalanan itu sebagian besar bersifat “sosial-budaya.”

Irak ikut dalam perang 1967 dan 1973 melawan Israel. Pada 1981, angkatan udara Israel menghancurkan reaktor nuklir di Osirak yang dibangun Presiden Irak Saddam Hussein. Satu dekade kemudian, dalam Perang Teluk pertama, Saddam menembakkan lebih dari 40 rudal Scud ke Israel. (T/RI-1/RS2)

 

Mi’raj News Agency (MINA)