Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lebih 100 Korban Luka Dirawat di RS Kashmir

Rudi Hendrik - Senin, 10 April 2017 - 15:39 WIB

Senin, 10 April 2017 - 15:39 WIB

286 Views

Pemuda Kashmir yang terluka dalam bentrokan di hari pemilu India dirawat di rumah sakit Srinagar. (Foto: Habib Naqash/GK)

Pemuda Kashmir yang terluka dalam bentrokan di hari pemilu India dirawat di rumah sakit Srinagar. (Foto: Habib Naqash/GK)

Srinagar, 13 Rajab 1438/10 April 2017 (MINA) – Pada hari pemungutan suara di Kashmir, lebih 100 pemuda yang terluka oleh peluru pelet dan luka-luka lainnya dibawa berobat ke rumah sakit dan klinik di Srinagar, Negara Bagian Jammu dan Kashmir, India.

Para korban berasal dari bentrokan yang terjadi di distrik Budgam antara para pemuda dengan pasukan India di saat pelaksanaan pemungutan suara pemilihan umum parlemen India pada hari Ahad (9/4).

Sumber medis mengatakan, setidaknya tiga pemuda alami luka kritis, sementara 11 remaja sedang dirawat karena luka peluru tajam dan 60 orang lainnya cedera karena peluru pelet. Sedikitnya 20 korban pelet mengalami luka di matanya. Demikian Greater Kashmir memberitakan yang dikutip MINA.

Beberapa korban mengalami pendarahan di otaknya.

Baca Juga: Seorang Israel Tewas Dalam Serangan Drone Houthi di Tel Aviv

Seorang pemuda bernama Gulzar Ahmad (22) telah ditembaki dengan pelet di seluruh dadanya, ia harus menjalani perawatan di Rumah Sakit SMHS di Srinagar.

“Kami telah memasukkan tabung di dadanya karena bagian paru-paru rusak dan berdarah. Kami terus memantau kondisinya,” kata dokter.

Di rumah sakit Bemina, 12 orang dengan luka pelet di mata sedang dirawat. Sepuluh lainnya mengalami luka trauma benda tumpul yang disebabkan oleh batu dan cangkang gas air mata.

Korban-korban juga dirawat di berbagai rumah sakit lainnya. Dokter mengatakan sebagian besar yang terluka juga mengalami patah tulang.

Baca Juga: Menhan Singapura Sebut AS Kehilangan Dukungan Anak Muda Karena Perang Gaza

Perwira polisi negara bagian mengatakan, enam warga sipil tewas di Kashmir ketika polisi menembaki demonstran yang menyerbu TPS. (T/RI-1/RS1

Mi’raj Islamic News Agency (MINA)

Baca Juga: Pendapat Mahkamah Internasional Jadikan Israel Semakin Terisolasi

Rekomendasi untuk Anda

Kolom
Internasional
Asia
Asia
Asia