Mantan PM Pakistan Secara Terbuka Salahkan AS Atas ‘Konspirasi Perubahan Rezim’

Islamabad, MINA – Mantan Perdana Menteri Pakistan Imran Khan, yang baru-baru ini digulingkan dengan cara mosi tidak percaya, secara terbuka menyalahkan pemerintahan Presiden AS Joe Biden atas penggulingannya.

Dalam sebuah tweet pada hari Senin (2/5), Khan mengajukan pertanyaan bahwa apakah keterlibatan pemerintahan Biden dalam “konspirasi perubahan rezim” akan membuat sentimen anti-AS di Pakistan turun atau naik, Press TV melaporkan.

“Pertanyaan saya untuk Administrasi Biden: Dengan terlibat dalam konspirasi perubahan rezim untuk menyingkirkan PM yang dipilih secara demokratis dari negara berpenduduk lebih dari 220 juta orang untuk membawa PM boneka, apakah Anda pikir Anda telah mengurangi atau meningkatkan sentimen anti-Amerika di Pakistan?”

Khan kehilangan jabatannya setelah mosi tidak percaya disetujui parlemen pada April, setelah partai-partai oposisi mengajukan mosi menentangnya, setelah hari-hari penuh drama.

Mantan perdana menteri, yang telah memusuhi Gedung Putih sepanjang masa jabatannya, menuduh Washington mengatur penggulingannya.

Khan merujuk pada surat yang diterima oleh Duta Besar Pakistan untuk Washington Asad Majeed Khan dari seorang pejabat senior Departemen Luar Negeri AS pada bulan Maret. Surat ancaman itu dilaporkan memperingatkan bahwa hubungan AS-Pakistan “tidak akan membaik” dengan Khan yang berkuasa, dan bahwa Pakistan “akan dimaafkan” begitu dia digulingkan.

Sejak berkuasa pada 2018, Khan telah mengadopsi retorika anti-Amerika, sambil mengungkapkan keinginan untuk menyelaraskan Pakistan lebih dekat dengan China dan baru-baru ini dengan Rusia. Dia mengadakan pembicaraan dengan Presiden Vladimir Putin pada 24 Februari, hari ketika pemimpin Rusia memerintahkan pasukannya ke Ukraina. (T/RI-1/P2)

 

Mi’raj News Agency (MINA)

=====
Ingin mendapatkan update berita pilihan dan info khusus terkait dengan Palestina dan Dunia Islam setiap hari dari Minanews.net. Yuks bergabung di Grup Telegram "Official Broadcast MINA", caranya klik link https://t.me/kbminaofficial, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.